Presiden Dorong Pelaku UMKM Masuk Ekosistem Digital

0
64
SAMBUTAN Presiden Joko Widodo (foto BPMI Setpres)

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id -Digitalisasi telah menjadi solusi bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta koperasi. Untuk terus berkembang di tengah pembatasan aktivitas dan mobilitas masyarakat dimasa pandemi Covid-19. Momentum ini harus terus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk meningkatkan jumlah pelaku UMKM ke dalam ekosistem digital.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Transformasi Digital dan Pendataan Lengkap Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah 2022 melalui konferensi video di Istana Negara, Jakarta, Senin 28 Maret 2022.

“Kita tidak boleh hanya menjadi penonton di tengah masifnya aktivitas perdagangan digital. Kita harus membanjiri marketplace. UMKM dan koperasi harus membanjiri marketplace dengan produk-produk dalam negeri, produk-produk kita,” ucap Jokowi di kutip BPMI Setpres.

Kepala Negara menargetkan agar jumlah pelaku UMKM yang masuk ke dalam ekosistem digital dapat mencapai 20 juta pada tahun ini. Seiring berjalan waktu terus meningkat pada tahun-tahun berikutnya.

“Yang masuk ke platform digital 2022 ini harus mencapai target 20 juta, minimal 20 juta, meningkat 24 juta di tahun depan dan 30 juta di 2024. Ini target, kalau semua bekerja keras, memiliki keinginan yang sama mencapai target telah kita tentukan. Insya Alloh semua akan terwujud,” tutur Jokowi.

Di samping itu, ia berharap agar jumlah koperasi modern berbasis digital dapat terus meningkat, dari 250 koperasi pada 2022, meningkat menjadi 400 koperasi pada 2023, dan 500 koperasi pada 2024.

“Target satu juta UMKM untuk on-boarding, untuk masuk ke e-katalog LKPP harus dapat terlaksana secara tuntas di tahun ini. Ini penting sekali,” lanjut Jokowi.

Dengan pendataan tunggal yang komprehensif dan akurat harus terus ditingkatkan agar pengembangan UMKM dapat lebih fokus, terarah dan berkelanjutan. Kepala Negara menyebut, pemerintah pusat sampai daerah juga harus terus berusaha meningkatkan kualitas sumber daya manusia UMKM.

“Berikan pelatihan keahlian-keahlian baru, mengenal dan memanfaatkan teknologi produksi, serta berbagai teknologi digital yang bermanfaat bagi pengembangan usaha,” pungkasnya. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here