Presiden hapus Syarat Tes PCR, Antigen dan Pemakaian Masker, Begini Respon Gubernur Kepri

0
105
GUBERNUR Kepri Ansar Ahmad (foto istimewa)

TANJUNGPINANG, KABARTERKINI.co.id – Berdasarkan data dan kondisi kondisi saat ini, dimana penanganan Covid-19 di Indonesia semakin terkendali, akhirnya Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan beberapa pelonggaran protokol kesehatan (prokes) Covid-19 termasuk peniadaan syarat tes Covid-19 dan tidak perlu memakai masker di ruang terbuka.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam pernyataan pers yang disiarkan langsung di kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa sore 17 Mei 2022. Otomatis dengan pelonggaran ini, wisatawan mancanegara sudah tidak perlu lagi tes antigen maupun PCR saat ke Indonesia termasuk ke Provinsi Kepri.

Tapi dengan catatan sudah divaksin dosis lengkap. Selain itu, Kepala Negara juga mengumumkan penghapusan kewajiban memakai masker di luar ruangan tidak padat orang. Namun kegiatan di ruangan tertutup dan transportasi publik tetap harus menggunakan masker.

Bagi masyarakat yang masuk kategori rentan atau lansia atau memiliki penyakit komorbid, Jokowi menyarankan tetap menggunakan masker saat beraktivitas. Menanggapi pernyataan Jokowi ini, Gubernur Kepri H. Ansar Ahmad menyambut baik. Karena kebijakan Kepala Negara sangat berpengaruh bagi Provinsi Kepri. Sebab provinsi kepulauan ini memiliki potensi pariwisata terbesar kedua setelah Bali.

“Kebijakan Pak Presiden terkait bebas tes Covid19 sebelumnya memang sudah diusulkan oleh Pemprov Kepri ke pusat. Kita memang sangat mengharapkan pemerintah mengambil keputusan ini,” ungkap Ansar, Selasa malamnya.

Usulan Pemprov Kepri, tertuang dalam surat ditandatangani Ansar dan ditujukan kepada Kepala BNPB RI selaku Ketua Satgas Penanganan Covid19. Surat tertanggal 16 Mei 2022 dengan perihal Permohonan Relaksasi Persyaratan Perjalanan Luar Negeri tersebut berisi salah satunya permohonan peniadaan tes RT-PCR maupun Antigen dari negara asal dan pada saat kedatangan di pintu masuk Kepri.

Sehingga kebijakan ini akan mampu memperkuat daya dongkrak ekonomi dalam usaha memulihkan dunia pariwisata di Kepri. Ini akan menjadi angin segar bagi dunia pariwisata Tanah Air.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi kebijakan Pak Presiden. Kebijakan ini, berkesinambungan dengan kebijakan-kebijakan dan diskresi telah diberikan pemerintah pusat sebelumnya ke Kepri. Saya yakin akan semakin menarik minat wisatawan mancanegara mengunjungi destinasi wisata di Kepri,” ucap Ansar.

Sebelumnya pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan-kebijakan dan diskresi sebagai bentuk upaya dan langkah awal membuka pariwisata di Kepri. Seperti pembukaan Travel Bubble antara Singapura dan Indonesia, pembukaan lebih banyak entry point internasional di Kepri, hingga pelayaran perdana Feri dari dan ke Singapura.

“Namun, dengan masih adanya kewajiban tes antigen atau PCR walau sudah divaksin lengkap serta kebijakan karantina, progres pemulihan sektor pariwisata di Kepri menjadi tidak maksimal. Untuk itu dengan adanya kebijakan baru ini, saya yakin minat wisatawan mancanegara berkunjung ke Kepri akan meningkat. Apalagi dengan bonus kebijakan bebas masker di ruang terbuka,” tutup Ansar. (*juwono)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here