Presiden Jokowi Ikuti Pembukaan KTT Ke-36 Asean

0
295

Kabarterkini.co.id, Bogor – Presiden Joko Widodo mengikuti upacara pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-36 Asean via telekonferensi dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 26 Juni 2020. KTT bertema “Asean yang Kohesif dan Responsif” itu, para pemimpin di kawasan akan membahas sejumlah inisiatif dan kerjasama, termasuk dalam menangani pandemi Covid19.

Upacara pembukaan diawali penampilan kesenian, dilanjutkan lagu “The Asean Way”. Setelah itu, Perdana Menteri Vietnam Nguyễn Xuân Phúc selaku ketua dan tuan rumah KTT ke-36 Asean memberikan sambutan pembukaan.

“Untuk pertama kali, lebih dari setengah abad, KTT Asean diadakan secara virtual. Karena pandemi Covid19 telah mengubah cara kita bekerja,” sambutan Nguyễn Xuân Phúc dari siaran pers BPMI Setpres.

“Covid19 muncul dengan cepat meluas dari awal tahun ini, telah menyapu bersih prestasi telah dikumpulkan manusia selama bertahun-tahun, merampas dan mengancam kehidupan jutaan orang,” katanya lagi.

Sekretaris Jenderal Asean Lim Jock Hoi mengatakan terlepas dari pandemi Covid19, penyelenggaraan KTT ke-36 Asean, adalah demonstrasi nyata dari solidaritas dan kepemimpinan Asean. Yang diwujudkan dalam kerjasama regional. Solidaritas seperti ini sangat dibutuhkan dalam menanggapi pandemi Covid19.

“Kami mengharapkan upaya kolaboratif lebih besar dalam berbagi informasi dan pengetahuan. Tidak hanya di bidang pengembangan medis tetapi juga dalam kebijakan domestik terkait keamanan, sosial dan kesehatan. Mengingat dampak luas dari pandemi Covid19 pada masyarakat,” kata Lim Jock Hoi seperti dikutip dari keterangan tertulis di www.asean.org.

Setelah upacara pembukaan, seluruh pemimpin menyampaikan pandangan dalam sesi pleno. Indonesia berbicara setelah Brunei Darussalam dan Kamboja, sesuai urutan alfabet.

Turut mendampingi Jokowi dalam pembukaan KTT ke-36 Asean, yaitu Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here