Presiden Terima Suntikan Dosis Kedua Vaksin Covid-19

0
156
PRESIDEN saat divaksinasi

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima suntikan dosis kedua vaksin Covid-19 di sisi barat halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu 27 Januari 2021. Dua minggu lalu, tepatnya 13 Januari 2021, Presiden menjadi orang pertama menerima suntikan dosis vaksin dalam program vaksinasi massal secara gratis di Indonesia.

Sama hal dengan prosedur vaksinasi sebelumnya, dalam pelaksanaan kali ini, Jokowi tetap terlebih dahulu melakukan sejumlah tahapan. Sekira pukul 08.25 WIB, Kepala Negara tampak menempati meja registrasi untuk melakukan validasi data.

Selanjutnya, tahapan penapisan kesehatan, seperti pengukuran suhu tubuh, tekanan darah, dan pemeriksaan riwayat kesehatan untuk memastikan penerima vaksin berada dalam kondisi prima dan layak mengikuti dosis kedua.

Prof. dr. Abdul Muthalib, kembali bertindak selaku vaksinator kepada Jokowi. Selama pelaksanaan vaksinasi, Wakil Ketua Dokter Kepresidenan tersebut dibantu M. Sokheh, selaku Ners.

“Sama seperti dilakukan dua minggu lalu, tidak terasa (saat penyuntikan). Kalau dulu setelah dua jam hanya pegal-pegal, kalau sekarang saya kira sama saja,” ujar Jokowi usai menerima suntikan dosis kedua vaksin, dikutip BPMI Setpres.

Vaksin disuntikkan kepada Jokowi dan para penerima lainnya di seluruh Indonesia hingga saat ini ialah vaksin CoronaVac yang diproduksi Sinovac Life Science Co.Ltd bekerjasama dengan PT Bio Farma (Persero) Indonesia.

CoronaVac telah mengantongi izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), setelah melalui sejumlah uji klinis yang melibatkan sebanyak 1.620 relawan di Bandung. Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah menyatakan bahwa vaksin tersebut suci dan halal, sehingga dapat digunakan program vaksinasi di Indonesia.

Vaksin CoronaVac, sebagaimana vaksin-vaksin Covid-19 lain yang tersedia saat ini, membutuhkan dua dosis penyuntikan bagi tiap masing-masing penerima demi memperkuat respons imun dari suntikan dosis pertama. Sebanyak 0,5 mililiter dosis vaksin disuntikkan di masing-masing penyuntikan.

Untuk diketahui, sejumlah perwakilan yang mendapatkan dosis pertama vaksin bersama Jokowi pada dua minggu lalu dan dinyatakan memenuhi syarat kesehatan mengikuti vaksinasi kembali hadir menerima penyuntikan dosis kedua.

Nama-nama perwakilan itu adalah Daeng Mohammad Faqih (Ketua Umum PB IDI), Amirsyah Tambunan (Sekjen MUI sekaligus mewakili Muhammadiyah), Ahmad Ngisomudin (Rois Syuriah PBNU), Marsekal Hadi Tjahjanto (Panglima TNI), Jenderal Pol. Idham Azis (Kapolri), dan Raffi Ahmad (perwakilan anak muda).

Selain enam orang di atas, sejumlah perwakilan lain tampak hadir pada vaksinasi pertama dalam sesi-sesi setelahnya, seperti Budi Gunadi Sadikin (Menteri Kesehatan), Unifah Rosyidi (Ketua Umum PGRI), Ronald Rischard Tapilatu (Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia), dan Romo Agustinus Heri Wibowo (Konferensi Waligereja Indonesia).

Selain itu, turut pula Penny Kusumastuti Lukito (Kepala BPOM), Rosan Perkasa Roeslani (Ketua Kadin), Ade Jubaedah (Sekjen Ikatan Bidan Indonesia), Harif Fadhillah (Ketua Umum DPP PPNI), Agustini Setiyorini (perwakilan buruh), Narti (perwakilan pedagang), Prof. Wiku Adisasmito dan dr. Reisa Broto Asmoro (Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19).

Selepas penyuntikan vaksin, baik Jokowi maupun para perwakilan, terlebih dahulu dilakukan observasi selama 30 menit untuk memantau kemungkinan Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI). Seluruh penerima vaksin diberikan sosialisasi untuk tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here