Proyek BHL FPSO, Nyanyang: Tingkatkan Industri Energi dan Migas di Kepri

0
94
USAI peresmian foto bersama

KARIMUN, KABARTERKINI.co.id – Wakil Gubernur (Wagub) Kepri Nyanyang Haris Pratamura sangat mengapresiasi kegiatan pemotongan baja perdana Proyek Bahtera Haluan Lestari Floating Production Storage and Offloading (BHL FPSO) yang dilakukan PT Saipem Indonesia Karimun Yard.

“Proyek tersebut menjadi wujud nyata peningkatan industri yang ada di Kepri dalam upaya mendukung ketahanan sektor migas,” jelas Nyanyang usai meresmikan pemotongan baja perdana di PT Saipem Indonesia Karimun Yard Kabupaten Karimun, Kamis 23 Juli 2026.

Menurutnya, mega proyek BHL FPSO ini, bukan hanya sebuah pencapaian teknis dan industri semata. Tetapi juga sebuah tonggak penting, dalam pengembangan ketahanan migas sekaligus upaya untuk terus memacu pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kepri.

Terlebih lagi, proyek ini memiliki beberapa tujuan utama yang sangat relevan dengan pembangunan Kepri. Diantaranya, sebagai wujud peningkatan kapasitas industri dan juga peningkatan pengembangan teknologi lokal, melalui pembangunan unit FPSO itu sendiri.

Terlebih lagi, fasilitas fabrikasi yang dikembangkan, berada di wilayah operasional PT Saipem Indonesia Karimun Yard. Yang mana, proyek ini tentu akan membuka peluang transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia lokal itu sendiri.

BACA JUGA :  Pemkab Bintan Segera Bangun Sumur Bor di Tiga Wilayah Terdampak Kekeringan

“Selain tentunya, proyek ini akan bisa memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau, melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, dan pengembangan industri pendukung lainnya,” kata Nyanyang.

Proyek ini, lanjutnya, bakal menjadi bagian dari penguatan kerjasama internasional yang menegaskan posisi Provinsi Kepri, sebagai mitra strategis dalam proyek-proyek energi internasional.

Karena itu, Pemprov Kepri akan terus berkomitmen untuk selalu mendukung berbagai pengembangan industri dan teknologi yang berkelanjutan, serta menciptakan iklim investasi kondusif bagi proyek-proyek besar seperti BHL FPSO ini.

Tak lupa, Nyanyang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak, dalam hal ini PT Saipem Indonesia Karimun Yard dan seluruh mitra yang telah bekerja keras, demi mewujudkan mega proyek besar ini.

“Kerja sama yang solid antara pemerintah, swasta, dan mitra internasional menjadi kunci keberhasilan kegiatan ini,” katanya sambil berdoa semoga proyek ini menjadi inspirasi seluruh masyarakat dan pelaku industri di Kepri, untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan nasional dan global, khususnya di bidang energi dan migas.

BACA JUGA :  Tingkatan SDM Pertanian dan Peternakan, Bupati Natuna: Perlu Persiapkan Tenaga Ahli

Peresmian proyek BHL FPSO sendiri dihadiri Kepala SKK Migas Joko Siswanto, Kepala OPD Pemprov Kepri, Bupati Karimun H Iskandarsyah, Ketua DPRD Karimun Rapiza, Kapolres Karimun AKBP Yunita Stevani, Kajari Karimun Denny Wicaksono, Dandim 0317 Letkol Inf Andit Pranata, Danlanal Tanjung Balai Karimun Letkol Laut Samuel Cherestian.

Juga hadir Project Directur Stevano Viti Saipem, Deputy Project Director Saipem Francesca Fusco, Deputy Project Tripatra, Coo Of Enginering And Corner Construction Busines Unti Tripatra, President Director And CEO Tripatra Raymond N Rasfludi, Head Of Remef Eni Ciro Antonio Pagano, Group Chief Exexutife Officiar Seara A Zahari Mohd Shuid dan Group Chiep Operating Officer Searah Nicolo Anggogeri. (*Juwono)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini