Sambut Idul Fitri, PLN Siaga Pasokan Listrik Sulawesi Bagian Selatan

0
523
TIM Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) PLN melaksanakan pemeliharaan jaringan tanpa padam di Kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan, sebagai upaya menjaga keandalan dan kontinuitas pasokan listrik Idul Fitri (foto istimewa)

MAKASAR, KABARTERKINI.co.id – Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah, PT PLN (Persero) memastikan kesiapan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat. Berbagai langkah telah dilakukan PLN guna menjaga kecukupan pasokan listrik agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan nyaman.

Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bidang Investasi dan Ekonomi Muhammad Mahmud Azhar Lubis mengatakan sistem kelistrikan di wilayah Sulawesi Bagian Selatan berada dalam kondisi aman.

“Saya telah cek persiapan dan kesiagaan sistem kelistrikan di PLN Unit Pusat Pengatur Beban atau UP2B di Kota Makassar, Sabtu kemarin. Dalam mengawal momen Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, kapasitas dan kebutuhan listrik mencukupi,” kata Mahmud di kutip dari keterangan tertulis, Rabu 18 Maret 2026.

Direktur Manajemen Risiko PLN, Adi Lumakso, menyatakan PLN telah melakukan berbagai langkah antisipatif untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama Ramadhan dan Idul Fitri 1447 Hijriyah. Persiapan dilakukan sejak jauh hari melalui asesmen serta pemeliharaan menyeluruh dari sisi pembangkitan, transmisi hingga distribusi, sehingga seluruh sistem berada dalam kondisi prima.

BACA JUGA :  Ketua Komisi I DPRD Natuna Lanjut Reses di Desa Batu Gajah

“Menghadapi momen Ramadhan dan Idul Fitri kali ini, kami telah melakukan upaya preventif dari berbagai sisi agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman dan perayaan Hari Raya berlangsung aman tanpa gangguan kelistrikan,” kata Adi.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) Edyansyah menyampaikan, PLN telah menyiagakan 102 Posko Siaga Kelistrikan serta 4.972 personel di bidang distribusi dan transmisi untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama Ramadhan hingga Idul Fitri.

“Daya mampu pasok pembangkit pada Sistem Sulawesi Bagian Selatan mencapai 2.285 Mega Watt (MW), sementara perkiraan beban puncak berada di angka 1.718 MW. Dengan demikian terdapat cadangan daya sebesar 567 MW yang memastikan kecukupan pasokan listrik selama periode siaga,” kata Edyansyah.

“Berbagai upaya telah kami lakukan untuk menjaga kecukupan pasokan listrik di sistem Sulawesi Bagian Selatan,” katanya lagi, sambil menambahkan, selain menjaga keandalan listrik, PLN menyiapkan infrastruktur pendukung kendaraan listrik bagi masyarakat yang melakukan perjalanan selama Ramadhan dan Idul Fitri.

BACA JUGA :  Gegara Covid-19, Kembali Pelajar Paud Hingga SLTP se-Natuna Belajar dari Rumah

Sebanyak 69 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah tersedia di 53 lokasi di wilayah kerja PLN UID Sulselrabar. Dalam periode siaga Ramadhan dan Idul Fitri, PLN turut menyiapkan berbagai peralatan pendukung operasional, antara lain 152 unit genset, 30 unit Uninterruptible Power Supply (UPS), 79 Unit Gardu Bergerak (UGB), 13 crane, 308 mobil operasional, serta 169 motor operasional dan sebanyak 10 tim khusus Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) juga disiagakan.

“Dengan segala persiapan yang telah dilakukan, kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan memastikan pasokan listrik tetap aman dan andal sepanjang Ramadan hingga Idulfitri tahun ini,” tutup Edyansyah. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini