SCEWC 2026, Dahua Technology Perkenalkan AIoT Canggih Berbasis Video

0
128
Dahua Technology Showcases Practical AIoT di SCEWC 2026 (foto PRNewswire)

SPANYOL, KABARTERKINI.co.id – Dahua Technology, perusahaan terkemuka di dunia yang menyediakan layanan AIoT canggih berbasis video di ajang Smart City Expo World Congress (SCEWC) 2026 yang berlangsung di Barcelona, Spanyol, dari 3 November hingga 5 November kemarin.

Mengusung tema, Together for an AI-powered urban future, dikutip dari PRNewswire, Dahua memperkenalkan berbagai penerapan AIoT untuk mendukung terciptanya kota lebih aman, efisien dan berkelanjutan.

Melalui Urban Safety, Dahua menghubungkan kamera dan berbagai perangkat Internet of Things (IoT) dengan teknologi analisis berbasis AI untuk mendeteksi potensi risiko dan mengoordinasikan penanganan keadaan darurat.

Salah satu penerapannya menggabungkan teknologi pengenalan cerdas, pencarian berbasis teks dan gambar, serta pelacakan rute dengan sistem penyiaran dan prosedur keamanan terintegrasi untuk membantu pencarian orang hilang.

Di sektor Smart Traffic, Dahua menghadirkan teknologi pemantauan lalu lintas, optimalisasi lampu lalu lintas, penegakan aturan, hingga deteksi insiden. Campeche, Meksiko, Dahua mengoptimalkan 34 persimpangan dan menerapkan tujuh koridor lampu lalu lintas dengan sistem gelombang hijau (green wave).

Proyek ini mencatat 23 peningkatan, yakni volume lalu lintas sebesar 20 persen serta memangkas waktu tunggu sebesar 15 persen. Smart Mobility Dahua berfokus pada peningkatan keselamatan dan efisiensi transportasi umum melalui pemantauan kendaraan, peringatan tentang keselamatan lalu lintas dan integrasi informasi.

Dalam operasional bus, sistem pemantauan pengemudi dapat mendeteksi perilaku berisiko. Sedangkan pemantauan video secara real time, pelacakan GPS dan penghitungan penumpang turut meningkatkan pengawasan keselamatan, pengelolaan armada, serta verifikasi pembayaran tarif.

BACA JUGA :  Kunker ke Subi, Bupati Natuna Serahkan Bantuan APD dan Peralatan Kesehatan Cegah Covid19

Bidang City Governance, teknologi Dahua memanfaatkan analisis AI dan pemrosesan informasi multimodal untuk mendeteksi berbagai persoalan di area perkotaan. Teknologi ini dapat mengidentifikasi aktivitas berjualan secara ilegal di jalan, sampah yang ditinggalkan di ruang publik, penutup lubang saluran yang hilang, genangan air di jalan, jalur pemadam kebakaran terhalang hingga asap dan kebakaran.

Fitur pencarian menggunakan bahasa alami dan peringatan otomatis membantu petugas mengenali persoalan serta mengoordinasikan penanganannya. Dahua juga memperkenalkan solusi Eco-Environment untuk mendukung perlindungan sumber daya alam dan pengelolaan lingkungan.

Kamera termal dipasang di ketinggian mampu memantau area seluas 360 derajat dan mendeteksi titik panas yang berpotensi memicu kebakaran dari jarak hingga 10 kilometer. Kamera ini bekerja sama dengan perangkat pemantauan di darat dan drone untuk mendukung deteksi titik kebakaran serta penanganan keadaan darurat.

Pemantauan air, Dahua menghadirkan perangkat berbasis radar yang terintegrasi dengan kamera PTZ. Perangkat ini memantau ketinggian air secara real-time dan mengirimkan peringatan jika hasil pengukuran melampaui ambang batas yang telah ditentukan.

General Manager, Global Government Business Department, Dahua Technology John Li turut menjadi peserta diskusi bertajuk “Agentic AI: Systems That Act.” Ia menjelaskan peran AI yang terintegrasi dengan kamera dan sensor guna mendukung pengelolaan kota secara proaktif.

BACA JUGA :  Bupati Natuna dan BKKBN Kepri Gelar FGD Bangga Kencana 2020

Penerapannya mencakup pencarian berbasis AI hingga penggunaan agen AI untuk mengidentifikasi persoalan perkotaan dan memantau tindak lanjut penyelesaiannya. John juga menekankan pentingnya menjaga privasi, transparansi dan akuntabilitas agar penerapan AI benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pada dasarnya, perangkat sensor IoT merupakan ‘mata dan tangan’ AI. Ke depan, AI tidak hanya mengolah informasi di dunia digital, tetapi juga akan semakin berperan di dunia fisik dan membantu kita mengelola kota agar lebih aman, efisien, dan nyaman untuk ditinggali,” ujar Li.

Ke depan, Dahua akan terus bekerja sama dengan pelanggan dan mitra untuk mengembangkan kota pintar serta mendukung transformasi digital di berbagai kota. Sementara dalam sesi pemaparan bertajuk, Building Resilient, Inclusive & Sustainable Smart Cities with AIoT, Max Huang, Director Global Government Projects Dahua Technology menjelaskan, teknologi cerdas pada perangkat (edge intelligence) dan data terstruktur bermutu tinggi menjadi landasan penerapan model AI berskala besar dalam berbagai kebutuhan kota pintar di dunia nyata. (*Red)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini