Zikir dan Mengaji di HUT Kabupaten Kepulauan Anambas ke 12

0
513
SEKDA Kepulauan Anambas Sahtiar

Kabarterkini.co.id, Anambas – Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Kepulauan Anambas ke 12, setiap 14 Juni, bakal bergema suara zikir dan mengaji ayat suci Alquran. Jadi, perayaan hari jadi kabupaten kepulauan perbatasan ini, sangat berbeda dari tahun sebelumnya.

“Tidak lama lagi, kita akan rayakan HUT Kabupaten Kepulauan Anambas ke 12,” kata Sekda Kepulauan Anambas Sahtiar pada awak media, Selasa 16 Juni 2020. “Insya Alloh, kita laksanakan zikir dan mengaji.”

Kebijakan membaca ayat suci Alquran, menurut Sahtiar, demi meningkatkan keimanan masyarakat Anambas pada Alloh SWT, di tengah pandemi virus corona atau Covid19. Sehingga masyarakat Anambas selalu dalam lindungan-Nya.

“Alhamdulillah, Anambas masih dalam Zona Hijau, atau nihil Covid19,” paparnya. “Meski pun Zona Hijau, kita harus tetap waspada pada virus belum ada vaksinnya itu.”

Selain zikir dan mengaji, pihaknya tetap melaksanakam silahturahmi dengan Tokoh BP2KKA, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat di dalam maupun luar Kepulauan Anambas.

“Silahrurahmi pada tetua Anambas, wajib kita laksanakan,” kata mantan pejabat Dinas Pekerjaan Umum Natuna itu. “Yang penting, kita harus mengikuti protokol kesehatan, dengan cara tidak berkumpul terlalu ramai, serta terapkan jaga jarak dan memakai masker.”

Tidak lupa, Sahtiar mengingatkan masyarakat, tentang tatanan New Normal atau Kebiasaan Baru bakal diterapkan Pemerintah Republik Indonesia. Karena tatanan New Normal akan kembali membuka semua akses perekonomian, selama ini sempat menurun akibat wabah Covid19.

Meskipun diterapkan New Normal, masyarakat harus tetap mengikuti protokol kesehatan, seperti jaga jarak, memakai masker, serta terapkan pola hidup bersih dan sehat. Dengan terus menerapkan protokol kesehatan, masyarakat Indonesia, khususnya Anambas akan terhindar Covid19.

Sementara, HUT Kabupaten Kepulauan Anambas ke 12, bertema: “Dengan Semangat Hari Jadi ke 12, Mari Wujudkan Kabupaten Kepulauan Anambas Sehat, Mandiri dan Berdaya Saing di Tengah Kehidupan Normal Baru.”

“Tema ini, kita bisa memanfaatkan menuju Anambas New Normal,” ungkap Sahtiar. “Sebagai langkah kehidupan di era baru dan menyongsong masa depan lebih cerah.” (*sarnilam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here