Pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 Diperpanjang hingga 24 Maret

0
589
DIREKTUR Binalavotas Kemenaker Darmawansyah

JAKARTA, KABARTERKINI co.id — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) memperpanjang pendaftaran program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 1 hingga 24 Maret 2026. Sebelumnya pendaftaran dijadwalkan berakhir pada 6 Maret 2026.

Perpanjangan ini memberi waktu lebih luas bagi masyarakat terutama calon peserta yang ingin meningkatkan keterampilan kerja. Bagi masyarakat mau mendaftar secara daring, silahkan klik skillhub.kemnaker.go.id.

Sementara program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Batch 1 menyediakan kuota 20.000 peserta dan diselenggarakan gratis di 21 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP), 13 Satuan Pelayanan (Satpel) Kemenaker, serta beberapa UPT Daerah Balai Latihan Kerja di seluruh Indonesia.

Program ini terbuka bagi masyarakat berusia minimal 17 tahun yang telah memiliki akun SIAPkerja, dengan prioritas lulusan SMA/SMK/MA sederajat tahun 2023 hingga 2025.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemenaker, Darmawansyah menegaskan perpanjangan pendaftaran ini dilakukan agar kesempatan akses pelatihan benar-benar bisa dijangkau lebih banyak masyarakat.

“Kami memperpanjang masa pendaftaran agar lebih banyak masyarakat, khususnya para lulusan SMA/SMK/MA atau sederajat bisa memanfaatkan program ini sebaik-baiknya,” kata Darmawansyah dikutip Biro Humas Kemenaker, Sabtu 7 Maret 2026.

“Jangan lewatkan kesempatan ini karena pelatihan sepenuhnya gratis dan peserta mendapatkan berbagai fasilitas pendukung,” katanya lagi, sambil menambahkan, seiring perpanjangan pendaftaran, tahapan seleksi Batch 1 ikut disesuaikan.

BACA JUGA :  Proyek PL Satu Harga Rp173 Juta di Dinas PUPR Karimun, Ini Kontraktor Pelaksananya (70)

Pendaftaran dibuka hingga 24 Maret 2026, dengan batas akhir pengisian asesmen Siap Latih pada 24 Maret 2026 pukul 23.59 WIB. Proses seleksi dan wawancara calon peserta dijadwalkan pada 25–28 Maret 2026. Pengumuman peserta yang lolos seleksi pada 29 Maret 2026.

Sedangkan kick off dan orientasi program Pelatihan Vokasi Nasional Batch 1 tetap dilaksanakan pada 1 April 2026. Pendaftaran dilakukan melalui skillhub.kemnaker.go.id. Calon peserta terlebih dahulu membuat akun SIAPkerja.

Lalu mengikuti tahapan yang tersedia di sistem mulai dari pengisian Asesmen Kecocokan Kerja, Asesmen Penilaian Diri/Self Potential Inventory (SPI), hingga memilih program pelatihan yang diminati.

Bagi peserta yang diterima, Kemenaker menyiapkan fasilitas pendukung agar pelatihan tidak sekadar “ikut pelatihan”, tetapi benar-benar membantu peserta fokus membangun kompetensi.

Fasilitas diberikan meliputi pelatihan dan makan siang gratis, bantuan uang transportasi, perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) melalui BPJS Ketenagakerjaan, sertifikat pelatihan dari Balai Pelatihan, serta Sertifikat Kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Fasilitas asrama juga tersedia sesuai kriteria dan ketersediaan. Pada Batch 1, bidang kejuruan yang tersedia antara lain Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), kewirausahaan, manufaktur, otomotif, pariwisata, dan konstruksi.

BACA JUGA :  Boy Wijanarko Dilantik Sebagai Pj Sekda Natuna

Program pelatihan ditawarkan, antara lain Internet of Things (IoT), instalasi panel surya, pengelasan, pengoperasian mesin CNC, otomasi industri, kendaraan listrik, cyber security, digital marketing, smart farming, hingga pengolahan pangan industri, serta berbagai kejuruan lainnya.

“Program Pelatihan Vokasi Nasional ini dirancang langsung untuk menjawab kebutuhan dunia industri. Lulusannya tidak hanya mendapatkan sertifikat, tetapi juga kompetensi yang siap pakai di dunia kerja. Kami mendorong masyarakat untuk segera mendaftar sebelum batas waktu yang telah ditentukan,” kata Darmawansyah.

Ia juga berharap tambahan waktu pendaftaran ini menjadi momentum agar informasi program menjangkau lebih luas. Sehingga kuota 20.000 peserta dapat terpenuhi secara optimal.

“Kami berharap dengan diperpanjangnya masa pendaftaran ini, informasi mengenai Pelatihan Vokasi Nasional semakin menyebar luas ke seluruh penjuru Indonesia. Target 20.000 peserta Batch 1 dapat terpenuhi, karena setiap kursi tersedia adalah peluang nyata bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan masa depan,” pungkas Darmawansyah. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini