Ramadhan, Ekonomi Natuna Maju Semakin Gelap

0
645
FOTO ilustrasi

Oleh: Andi Surya

BELASAN hari lagi, umat Islam seluruh dunia akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah. Hari kemenangan ini, pasti di sambut gembira, terutama anak-anak. Dengan berpakaian serba baru, mereka bersilahturahmi ke rumah-rumah yang merayakan, meski pun tidak dikenal.

Harapannya, selain menikmati kue-kue kering bermacam ragam, generasi muda yang polos ini bisa mendapatkan angpao alias amplop berisi uang. Namun harapan mereka, khusus di Natuna, sama dengan Idul Fitri tahun lalu, tidak mungkin terwujud.

Penyebabnya, ekonomi masyarakat Natuna mengalami penurunan cukup signifikan, khususnya para pegawai, penyedia jasa konstruksi dan lainnya. Artinya, masyarakat yang ekonominya tergantung pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD, mengalami keterpurukan.

BACA JUGA :  Dampingi Bupati Kepulauan Anambas, Wakapolres Tinjau Ketersediaan Sembako

Misal, para pegawai negeri bertugas di Pemerintahan Kabupaten Natuna, ekonominya berharap dari Tunjangan Penghasilan Pegawai atau TPP, dua bulan belum terbayarkan. Padahal TPP itu, ujung tombak ekonomi keluarganya. Sebab hampir rata-rata, para pegawai negeri telah menggadaikan Surat Keputusan atau SK gajinya ke pihak Bank.

Jadi TPP, satu-satunya kunci utama ekonomi keluarga. Ketika kunci utama ekonomi keluarga dua bulan belum dibayarkan Pemerintah Kabupaten Natuna, bagaimana kehidupan mereka sehari-hari, terutama selama Ramadhan serta menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriyah nanti?

Sementara penyedia jasa konstruksi, hasil kerja membangun proyek pemerintah pada 2024 lalu, belum terbayarkan. Di perparah dengan kebijakan Pemerintah Kabupaten Natuna menambah utang proyek pada 2025. Istilahnya, bukan gali lubang tutup lubang, melainkan gali lubang tambah utang.

BACA JUGA :  Cegah Rabies, Dandim Terjunkan Prajurit Bantu Nakes Klungkung

Jadi slogan di dengung-dengung simpatisan Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada Natuna kemarin, yakni Bupati Baru Natuna Maju, menuju jalan buntu. Saat kampanye berbagai janji dilontarkan, salah satunya kenal dekat dengan pejabat pusat, hanya bualan belaka. Mengingat ekonomi kabupaten kepulauan perbatasan di tengah negara Asean ini, semakin maju menuju kegelapan tanpa penerangan. ****

(Penulis: Pimpinan Perusahaan KABARTERKINI.co.id)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini