
TANJUNGPINANG, KABARTERKINI.co.id – Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen pemerintahannya dalam mendorong pembangunan yang selaras dan berkelanjutan. Komitmen ini disampaikannya saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Tahun 2026 di Balairungsari Wan Seri Beni, Tanjungpinang, Senin 6 April 2026.
“Dari forum Musrenbang ini merupakan langkah strategis menyelaraskan arah pembangunan antara pemerintah daerah dan provinsi. Jadi pentingnya sinergi lintas sektor guna memperkuat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Batam dan Kepri,” kata Amsakar dikutip dari keterangan tertulis.
“Musrenbang ini menjadi momentum menyatukan visi agar program disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan,” katanya lagi, sambil memaparkan sejumlah pencapaian Kota Batam sebagai bukti kinerja pemerintah daerah.
Di antaranya, Batam berhasil meraih penghargaan Peta Jalan Pembangunan Kependudukan (PJPK) bersama Kabupaten Karimun dan Natuna. Selain itu, Batam mencatat nilai tertinggi dalam Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) di Provinsi Kepri dengan skor 82,960, melampaui daerah lain.
“Pencapaian ini mencerminkan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel. Keberhasilan ini tidak lepas dari kolaborasi dan komitmen seluruh pemangku kepentingan di Batam. Sehingga menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Amsakar.
Sementara dalam Musrenbang Kepri itu, menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat nasional dan daerah, di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, secara virtual, Gubernur Kepri Ansar Ahmad dan Wakilnya, Nyanyang Haris Pratamura, Ketua DPRD Kepri Iman Sutiawan, perwakilan Kementerian PPN/Bappenas Tri Dewi Fitrianti, serta Kepala Bappeda Kepri Aries Fhariandi.
Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya dalam sambutan, menyampaikan perkembangan pembangunan di Kepri menunjukkan capaian yang impresif. Hal itu terlihat dari pertumbuhan ekonomi pada 2025 mencapai 7,89 persen dan menempati peringkat keempat nasional, dengan tingkat inflasi yang terkendali di angka 3,54 persen.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami penurunan dari 7,07 persen pada 2020 menjadi 4,85 persen pada 2025. Sedangkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tercatat sebesar 80,53 persen, termasuk salah satu tertinggi di Indonesia.
“Perkembangan Kepri sangat impresif dan membanggakan. Pencapaian ini perlu terus dijaga melalui konsistensi visi pembangunan, penguatan kemandirian daerah, kepemimpinan yang efektif, serta kolaborasi solid antar pemangku kepentingan,” kata Bima mengakhiri. (*Juwono)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id









