Fasilitasi Peserta MagangHub, Menaker Bakal Berikan Reward ke Perusahaan

0
429
MENAKER Yassierli (foto Biro Humas Kemnaker)

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli bakal memberikan reward dan prioritas program bagi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi kompetensi peserta Magang Nasional (MagangHub). Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan program pemagangan tidak berhenti sebagai pengalaman kerja, tetapi benar-benar menjadi jalan bagi peserta memperoleh pengakuan kompetensi yang dibutuhkan saat masuk ke dunia kerja.

“Penguatan pemagangan yang terintegrasi dengan sertifikasi kompetensi merupakan strategi penting meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Memang peserta magang perlu dibekali pengalaman kerja sekaligus bukti kompetensi terstandar agar lebih siap bersaing dan lebih mudah dikenali kebutuhannya oleh dunia industri,” kata Yassierli di kutip Biro Humas Kemnaker, Selasa 7 April 2026.

“Kami ingin memastikan program pemagangan tidak hanya memberikan pengalaman kerja, tetapi juga menghasilkan tenaga kerja yang kompeten dan memiliki pengakuan resmi melalui sertifikasi kompetensi diterbitkan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),” katanya lagi.

Dunia usaha, Yassierli menilai memiliki peran strategis dalam menyiapkan tenaga kerja siap pakai. Oleh karena itu, keterlibatan aktif perusahaan dalam memfasilitasi sertifikasi peserta magang menjadi nilai tambah yang akan terus diperkuat pemerintah melalui reward dan prioritas program.

BACA JUGA :  Partai Perindo Natuna Gaspol Menangkan WS-RH

Direktur Jenderal Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kemnaker Darmawansyah menambahkan, langkah ini bertujuan memastikan peserta magang memperoleh standar kompetensi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan begitu, hasil pemagangan tidak hanya dirasakan saat program berlangsung, tetapi juga memberi manfaat jangka panjang bagi peserta ketika mencari pekerjaan atau memasuki proses rekrutmen.

“Kami sangat mengapresiasi perusahaan yang memfasilitasi sertifikasi bagi peserta magang. Ini penting agar peserta memiliki bukti kompetensi terstandar dan diakui dunia industri,” kata Darmawansyah sambil menjelaskan, perusahaan yang mendukung sertifikasi kompetensi akan diprioritaskan dalam program pemagangan ke depan.

Lalu, memperoleh akses lebih luas terhadap berbagai layanan dan program strategis ketenagakerjaan. Langkah ini diharapkan menciptakan hubungan saling menguatkan antara pemerintah, dunia usaha dan peserta magang. Sehingga pemagangan benar-benar menghasilkan manfaat terukur.

Saat ini, program pemagangan nasional diikuti sekitar 100 ribu peserta yang tersebar di berbagai perusahaan, Kementerian dan Lembaga. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap. Untuk Batch I, sebanyak 14.952 peserta dijadwalkan menyelesaikan masa pemagangan pada 19 April 2026.

BACA JUGA :  Datok Aneng dan Istri Sapa Warga Anambas di Bulan Suci

Sebagai bentuk pengakuan atas partisipasi peserta, Kemnaker juga memastikan setiap peserta memperoleh dokumen sesuai durasi keikutsertaannya. Peserta yang menyelesaikan program selama 6 bulan akan mendapatkan sertifikat magang.

Sedangkan peserta yang mengikuti lebih dari 3 bulan namun kurang dari 6 bulan akan memperoleh surat keterangan. Bagi peserta, dokumen ini penting sebagai bekal awal menunjukkan pengalaman dan kesiapan kerja secara lebih meyakinkan.

“Kedepan, kita akan terus memperluas akses sertifikasi kompetensi melalui penguatan kerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) dan mitra industri di berbagai sektor. Kita menargetkan pemagangan tidak hanya membuka kesempatan belajar di tempat kerja, tetapi melahirkan tenaga kerja berkompeten, adaptif dan berdaya saing,” kata Darmawansyah mengakhiri. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini