Serikat Pekerja Bukan Lawan Perusahaan, Menaker: Tapi Penjaga Hak Pekerja

0
133
SAMBUTAN Menaker Yassierli (foto Biro Humas Kemnaker)
SAMBUTAN Menaker Yassierli (foto Biro Humas Kemnaker)

KARAWANG, KABARTERKINI.co.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan, serikat pekerja bukan lawan perusahaan, melainkan mitra strategis dalam menjaga hak-hak pekerja sekaligus mendukung keberlangsungan usaha.

Hal tersebut disampaikan Yassierli saat menghadiri penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) XVI antara manajemen PT Bridgestone Tire Indonesia dan Serikat Pekerja PT Bridgestone di Kerawang, dikutip Biro Humas Kementerian Ketenagakerjaaan (Kemnaker) Kamis 16 April 2026.

Menurutnya, keberadaan serikat pekerja merupakan instrumen penting untuk memastikan hak-hak pekerja yang dijamin negara dapat terpenuhi melalui hubungan industrial sehat dan dialog konstruktif.

BACA JUGA :  Proyek PL Satu Harga Rp173 Juta di Dinas PUPR Karimun, Ini Kontraktor Pelaksananya (10)

“Kehadiran serikat pekerja bukan mengganggu perusahaan, melainkan untuk memastikan hak-hak fundamental pekerja sudah dijamin negara terpenuhi melalui dialog yang kondusif,” kata Yassierli.

Jadi hubungan industrial yang baik tidak cukup hanya harmonis, tetapi harus berkembang menjadi kolaboratif dan transformatif. Artinya, tegasnya, pekerja dan perusahaan perlu memiliki visi bersama untuk meningkatkan produktivitas, inovasi dan daya saing.

“Kita ingin hubungan industrial naik kelas, tidak hanya harmonis, tetapi juga proaktif dan transformatif, di mana pekerja dan perusahaan memiliki visi bersama untuk meningkatkan daya saing,” kata Yassierli.

BACA JUGA :  HUT ke-17 Kabupaten, Ketua DPRD Kepulauan Anambas Gelar Rapat Paripurna

Selama ini, sambungnya, banyak hubungan industrial berhenti pada level harmonis, yakni tercapainya kesepakatan antara pekerja dan manajemen. Padahal, kondisi tersebut belum cukup untuk mendorong produktivitas dan inovasi secara optimal.

“Oleh karena itu, penandatanganan PKB ini saya lihat menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi antara perusahaan dan pekerja dalam menciptakan lingkungan kerja yang produktif, inklusif dan berkelanjutan,” kata Yassierli mengakhiri. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini