Nyanyang Haris Ajak PGWI Bersinergi Bangun Kepri yang Harmoni dan Inklusif

0
208
PEMUKULAN gong pembukaan acara

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura membuka secara resmi Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) ke-1 Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah (PGIW) Kepri 2026. Pembukaan berlangsung di Gedung Gereja Bethel Indonesia (GBI) House of Glory, Kota Batam, Senin 6 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Nyanyang menegaskan bahwa Kepri merupakan daerah yang memiliki keberagaman suku, agama, ras,l dan budaya yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.

“Provinsi kepulauan ini adalah daerah yang sangat majemuk. Keberagaman kita miliki merupakan anugerah yang harus terus dirawat sehingga seluruh masyarakat dapat hidup dalam suasana damai, rukun dan saling menghormati tanpa adanya konflik yang dapat mengganggu persatuan,” ujar Nyanyang.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan, untuk bersama-sama menjaga kerukunan sekaligus mendukung berbagai program pembangunan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Kepri.

BACA JUGA :  Waspada! Cuaca Sejumlah Kecamatan di Natuna Potensi Hujan dan Angin Kencang

“Pemerintah provinsi sangat mengharapkan dukungan dari gereja-gereja yang tergabung dalam PGIW untuk menjadi mitra strategis. Yang menjadi agen-agen kebaikan, serta membantu menyampaikan berbagai program pembangunan kepada masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas,” katanya.

SAMBUTAN Wagub Kepri Nyanyang

Nyanyang juga mengajak seluruh pengurus dan jemaat gereja untuk terus memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan semangat gotong royong sebagai fondasi dalam membangun Kepri yang semakin maju, harmonis dan sejahtera.

Pada kesempatan tersebut, Nyanyang turut menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh keluarga besar gereja atas belum dapat diberangkatkannya Kontingen Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kepri ke Manokwari beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  MTQH, Sekdako Jefridin: Cara Budayakan Baca dan Lantunkan Ayat Suci Al-Quran

“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kondisi tersebut. Pemerintah provinsi akan melakukan evaluasi secara menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang kembali pada pelaksanaan Pesparawi di masa mendatang,” tegasnya.

Nyanyang memastikan Pemerintah Provinsi Kepri tetap berkomitmen memberikan perhatian terhadap pembinaan kehidupan beragama dan mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya memperkuat persatuan serta pembangunan karakter masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Batam, Ketua PGIW Kepulauan Riau Ronald Oktavian Kaplla, Tim Percepatan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau Rindu Purba, para pimpinan gereja se-Kepulauan Riau, serta tamu undangan lainnya. (*Adv)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini