
JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – PT Federal International Finance (FIF) tercatat peroleh kinerja positif pada Semester I 2026. Dengan membukukan laba bersih sebesar Rp2,37 triliun, meningkat 4,48 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp2,27 triliun.
Peningkatan tersebut didorong pertumbuhan penyaluran pembiayaan sebesar 7,07 persen year-on-year (yoy) menjadi Rp25,43 triliun hingga Juni 2026, dibandingkan Rp23,75 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Sejalan dengan pertumbuhan tersebut, jumlah unit dibiayai juga meningkat menjadi sekitar 1,70 juta unit, menunjukkan konsistensi permintaan masyarakat terhadap layanan pembiayaan FIF.
Kinerja positif perseroan ini merupakan hasil kontribusi dari seluruh portofolio layanan pembiayaan FIF, yaitu FIFASTRA untuk pembiayaan sepeda motor Honda. SPEKTRA untuk pembiayaan produk elektronik, gadget dan perabot rumah tangga serta DANASTRA untuk pembiayaan multiguna.
Selain itu portofolio FINATRA hadir lewat layanan produk pembiayaan mikro produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta AMITRA untuk pembiayaan syariah Haji dan Umrah.
Presiden Direktur FIF Indra Gunawan menyampaikan,l pertumbuhan ini menjadi refleksi dari kepercayaan masyarakat serta konsumen setia yang terus meningkat terhadap layanan pembiayaan yang relevan dan adaptif dengan kebutuhan di tengah kondisi perekonomian yang dinamis.
“Kedepan, FIF akan terus memperkuat pemahaman terhadap kebutuhan pelanggan agar dapat menghadirkan solusi yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga memberikan nilai tambah berkelanjutan,” kata Indra dikutip dari keterangan tertulis, Senin 3 Agustus 2026.
Dari sisi aset, sambungnya, Net Service Asset (NSA) FIF tercatat sebesar Rp55,57 triliun pada Semester I 2026. Angka ini meningkat 11,79 persen dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp49,71 triliun.
Sementara, kualitas pembiayaan perseroan tetap terjaga dengan rasio Non-Performing Financing (NPF) Nett berada di level 0,28 persen. Meskipun mengalami penyesuaian dibandingkan tahun sebelumnya, angka tersebut masih mencerminkan kondisi yang sehat dan terkendali.
“Di tengah dinamika ekonomi domestik dan global, FIF akan terus beradaptasi dan memperkuat fundamental bisnis guna menjaga kinerja berkelanjutan,” kata Indra.
“Upaya kami fokuskan pada penguatan kualitas layanan dan perluasan akses pembiayaan inklusif. Sehingga dapat terus memberikan kontribusi yang lebih nyata bagi masyarakat,” katanya lagi mengakhiri. (*Darlis)
Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id









