Amsakar-Li Claudia bersama Kapolda Kepri Resmikan Rusun Rumah Hoegeng di Batam

0
96
WALI Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakilnya, Li Claudia Chandra menyaksikan penandatanganan prasasti Rusun Rumah Hoegeng (foto Humas Diskominfo Batam)

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra bersama Kapolda Kepri Irjen Asep Safrudin meresmikan Rumah Susun (Rusun) Rumah Hoegeng di Mapolresta Barelang, Rabu 8 April 2026. Peresmian ini menjadi wujud sinergi antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Kepolisian dalam penyediaan hunian bagi aparat penegak hukum.

Sementara nama Hoegeng sendiri, merujuk pada Jenderal Hoegeng Iman Santoso, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Periode 1968-1971. Ia dikenal luas sebagai sosok Polisi yang jujur, sederhana dan berintegritas tinggi.

Sehingga Hoegeng menjadi simbol keteladanan di tubuh Polri karena keberaniannya menegakkan hukum tanpa pandang bulu. Namanya kerap digunakan sebagai inspirasi untuk pembangunan fasilitas atau program yang mencerminkan nilai kejujuran, integritas dan pengabdian kepada masyarakat.

Dalam sambutannya, Amsakar menyampaikan apresiasi atas terbangunnya Rusun Rumah Hoegeng yang bersumber dari dana hibah Pemko Batam. Ia menilai pembangunan hunian vertikal menjadi solusi strategis di tengah keterbatasan lahan di Batam.

BACA JUGA :  Tangkap Dua Pelaku Pemilik 2 Kg Sabu, Kapolres Bintan Gelar Konpres

“Rusun Rumah Hoegeng ini merupakan bentuk nyata kebersamaan kita. Kedepan, pembangunan vertikal perlu terus didorong sebagai jawaban atas keterbatasan lahan,” katanya dikutip dari keterangan tertulis.

Amsakar juga menekankan pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman masyarakat Batam. Ia mengajak seluruh elemen untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan dan mencegah potensi konflik sosial.

“Batam adalah rumah kita bersama. Keamanan dan kenyamanan hanya dapat terwujud jika kita saling menjaga dan memperkuat kebersamaan,” katanya.

Sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Batam, menurut Amsakar, mendapat apresiasi dari pemerintah pusat, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Mengingat dampak soliditas sangat positif terhadap berbagai indikator makro daerah, seperti pertumbuhan ekonomi, peningkatan investasi, serta penurunan angka kemiskinan dan pengangguran terbuka.

Berdasarkan data 2025, arus migrasi masuk ke Batam mencapai sekitar 17.000 orang, menempatkan kota ini pada peringkat kelima secara nasional setelah Bogor, Bekasi, Bandung dan Tangerang.

BACA JUGA :  Ayo, Ngopi di Kedai Kopi SisBro

Menyikapi hal tersebut, Amsakar mengingatkan pentingnya menjaga ketertiban, khususnya dalam melindungi fasilitas umum dari kerusakan maupun tindakan vandalisme.

“Jangan sampai fasilitas umum seperti kabel listrik atau rambu lalu lintas dirusak atau hilang. Ini tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.

Menutup sambutan, dalam suasana bulan Syawal, Amsakar didampingi Li Claudia Chandra menyampaikan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh undangan dan masyarakat. “Semoga kebersamaan dan koordinasi yang baik terus terjaga dalam membangun Batam,” tutupnya.

Sebagai informasi, Rusun Hoegeng saat ini telah dihuni 71 personel Polresta Barelang. Keberadaan hunian ini diharapkan dapat mendukung kinerja Kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*Ifan)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini