Atasi Banjir Kota Kisaran, Pemkab Melalui Dinas PUPR Asahan Normalisasi Saluran Air

0
232
ALAT berat sedang normalisasi saluran air

ASAHAN, KABARTERKINI.co.id – Sebagai wujud nyata penanggulangan banjir, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), melakukan normalisasi saluran pembuangan air di beberapa titik di Kota Kisaran. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kominfo Asahan H. Rahmat Hidayat melalui keterangan tertulis, Selasa 30 Maret 2021.

“Saluran pembuangan air di normalisasi berada di daerah Kebun Sei Dadap yang merupakan alur pembuangan air dari Kisaran Naga, alur pembuangan air di seputaran Jalan Sutami dan alur pembuangan air di parit busuk belakang stadion Mutiara serta alur pembuangan air Karang Anyar,” terang Dayat.

Normalisasi saluran pembuangan air, sambungnya, demi tanggap banjir. Yang merupakan salah satu janji politik Bupati Asahan H. Surya dan wakilnya, Taufik saat kampanye kemarin. Jadi mulai direalisasikan sejak 24 Maret 2021.

“Untuk melakukan penggalian guna menormalisasi parit pembuangan air, Pemkab Asahan sudah menyiapkan satu unit alat berat ekskavator yang akan difungsikan khusus untuk kegiatan normalisasi sesuai instruksi Pak Bupati,” kata Dayat.

Berita sebelumnya, demi mengatasi dampak banjir di kota Kisaran telah dilakukan gotong royong di Jalan Cokroaminoto beberapa waktu lalu. Dalam gotong royong Bupati dan Wakil Bupati Asahan turun tangan. Dengan pengerukan saluran pembuangan air, agar daya tampung lebih besar dari sebelumnya.

Bupati Asahan H. Surya menuturkan, normalisasi saluran pembuangan air dilakukan saat ini merupakan langkah nyata Pemkab Asahan dalam mengatasi banjir yang melanda Kota Kisaran pada saat hujan turun.

“Normalisasi ini, sesuai realisasi dari salah satu janji politik kami saat kampanye kemarin. Semua itu demi mewujudkan Kota Kisaran bebas banjir,” kata Surya.

Namun ia tetap berharap peran serta masyarakat dalam mengatasi permasalahan banjir dengan cara menjaga lingkungan sekitar. Dengan tidak membuang sampah sembarangan. Karena peran serta masyarakat sangat penting, dan merupakan solusi awal.

“Produsen sampah terbesar dari manusia. Maka manusialah yang menjaga lingkungan untuk tetap bersih dari sampah. Intinya jangan buang sampah sembarangan,” pungkasnya. (*syahroel)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here