BP Batam Tingkatkan Infrastruktur Jalan Depan Southlink

0
154

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Badan Pengusahaan Batam terus menggesa pembangunan infrastruktur, khususnya jalan. Kebijakan ini, untuk mendukung pengembangan investasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lebih baik kedepannya.

Kepala BP Batam Muhammad Rudi mengatakan, pengembangan dan pembangunan infrastruktur jalan akan tetap menjadi prioritas pada 2021. Sebab pembangunan infrastruktur perlu digesa untuk menggerakan ekonomi masyarakat dan menjadikan Batam berdaya saing sebagai kota tujuan investasi.

“Pada 2021, BP Batam akan melaksanakan peningkatan Jalan Arteri Gajah Mada Tahap 1 (depan Southlink). Peningkatan atau pelebaran jalan untuk mendukung kelancaran akses mobilisasi dan mengatasi kemacetan yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” kata Walikota Batam itu.

Direktur Infrastruktur Kawasan BP Batam Imam Bachroni mengatakan, pekerjaan dengan nilai kontrak sekitar Rp29,19 miliar ini, akan memakan waktu 240 hari kalender. Kontraktor pelaksana PT Bina Riau Sejahtera dan konsultan pengawas, CV Vitech Pratama Consultant.

“Progresnya sampai kemarin 4 persen, karena baru kita mulai pengerjaannya. Untuk peningkatan Jalan Arteri Gajah Mada Tahap 1, kita bagi menjadi dua ruas jalan tambahan dari arah Sei Ladi menuju Tiban Baru. Ruas Satu akan kita bangun sepanjang kurang-lebih 1,6 kilometer, sedangkan Ruas Dua panjangnya sekitar 700 meter. Masing-masing lebar jalan, 7 meter,” jelas Imam.

Ia menjelaskan, Ruas 1 akan digunakan sebagai jalur baru untuk transportasi kendaraan berat, sedangkan Ruas 2 akan dibangun dengan memotong jalur dari arah Sei Ladi menjadi satu jalan lurus yang akan digunakan sebagai jalur tambahan untuk transportasi kendaraan umum.

“Jalan yang baru pada Ruas Satu ini, sudah kami desain agar tanjakannya tidak terlalu ekstrem. Karena bisa kita lihat, pada tanjakan ruas jalan yang lama cukup menyulitkan kendaraan berat dan tidak jarang menimbulkan kemacetan,” ujar Imam.

Untuk lingkup pekerjaan, Imam menuturkan, terdiri dari pekerjaan umum, pekerjaan drainase, pekerjaan tanah dan geosintetik, perkerasan berbutir, perkerasan aspal, pekerjaan struktur, pekerjaan harian dan lain-lain.

“Sedangkan masa pemeliharaan selama 210 hari kalender setelah pengerjaan rampung dan dilaksanakan kontraktor,” kata Imam sambil menambahkan, target pekerjaan akan selesai pada November tahun ini. Ia memohon maaf kepada masyarakat karena mengalami perlambatan perjalanan dan mengimbau berhati-hati. (*herbin/rud/humas bp batam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here