Dikubur di TPU Subi, Ini Kronologis Temuan Mayat Terapung di Pulau Temoloi

0
716
MAYAT tanpa identitas ditemukan nelayan Kecamatan Serasan di perairan Pulau Temoloi di bawa ke Puskesmas Subi, Kamis 29 Juli 2021

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Mayat lelaki tanpa identitas ditemukan nelayan Kecamatan Serasan mengapung di perairan Pulau Temoloi, langsung dikubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kecamatan Subi, Kamis malam 29 Juli lalu. Karena kondisi mayat sudah membusuk, dan sulit di identifikasi.

Kapolsek Serasan Ipda Muhammad Fadli saat dikonfirmasi hanya mengirim kronologis kejadian, sekaligus sejumlah foto kondisi mayat melalui pesan WhatsApp pada KABARTERKINI.co.id, Jumat petang 30 Juli 2021. Dari kronologis kejadian dan foto dikirim, terungkap sejumlah informasi awal penemuan mayat tanpa indentitas itu.

Urai Muhammad Sapiudin (50) bersama anaknya, Urai Qobi (16) dan adik kandungnya, Urai Ishak (38) pergi memancing di Pulau Temoloi, Rabu 28 Juli 2021. Tiba di lokasi pemancingan tepat pukul 09.00 WIB. Sekitar pukul 15.00 WIB, mereka bertiga memutuskan labuh jangkar di Pulau Temoloi dan bermalam disana.

Keesokan pagi, Sapiudin terbangun. Ia melihat adiknya Ishak pun telah bangun. Lalu, mereka berbincang-bincang, sambil memandang Qobi yang masih tertidur pulas. Tiba-tiba mata Sapiudin tertuju sesosok mayat mengapung-apung 15 meter disamping pompongnya.

Spontan ia menghubungi kenalannya, Aswat, warga Subi via ponsel. Mendengar informasi itu, Aswat menghubungi Kapolsubsektor Subi Ipda Ronald Hasudungan Simanjuntak dan Bhabinsa Desa Subi Besar Sertu Sharoji. Pukul 09.30 WIB, tim evakuasi berangkat dari Pelabuhan Subi Kecil.

Dengan menggunakan pompong, KM Siti Balqis, tim evakuasi tiba di lokasi pukul 11.30 WIB. Lalu, mayat di bawa ke Puskesmas Subi pukul 13.30 WIB. Dari hasil visum pukul 14.30, dokter puskesmas tidak bisa memastikan, adanya unsur kekerasan pada bagian tubuh mayat.

Sebab, menurut dokter, mayat tidak dapat dilakukan visum luar, karena kondisi tubuh sudah hancur dan membusuk. Sehingga harus di koordinasikan ke dokter forensik. Mengingat Puskesmas Subi tidak ada tempat pendingin, mayat itu segera dikuburkan di tempat pemakaman umum.

Sedangkan ciri-ciri mayat berjenis kelamin laki-laki, tinggi 160 cm, berkaos hitam pendek ukuran L, memakai celana dalam berwarna biru ukuran XL dan tanpa identitas. Tampak hadir di Puskesmas Subi, antara lain, Camat Subi Awang Natuna Saputra, Sekretaris Camat Subi Abdul khodir dan Bhabinkamtibmas Subi Brigadir Rolly Ravelius Sitorus. (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here