Dirujuk ke RSUZA, Tujuh Warga Aceh Utara Positif Covid19

0
783

Kabarterkini.co.id, Aceh Utara – Tujuh warga Aceh Utara terdeteksi positif virus corona atau Covid19, langsung dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, Rabu 17 Juni 2020. Ketujuh warga kabupaten tersebut masih satu keluarga, berasal dari Gampong Meunasah Blang, Kecamatan Lhoksukon. Mereka terdeteksi terpapar Covid19, setelah diambil sampel swab dan pemeriksaan PCR.

“Hasil pemeriksaan PCR keluar hari ini, dan ke tujuh warga positif Covid19,” ujar Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Aceh Utara H Muhammad Thaib (Bupati Aceh Utara-red), melalui Juru Bicaranya, Andree Prayuda.

Pengambilan sampel swab terhadap warga itu, menurutnya, merupakan tindaklanjut dari penularan Covid19, dialami salah satu pasutri di Lhokseumawe. Salah satu keluarga pasutri, merupakan warga Lhoksukon. Sehingga Tim Gugus Tugas langsung melakukan trecking kesana.

“Kita ambil sampel swab ke 13 warga Lhoksukon di RSU Cut Meutia. Hasilnya sebanyak tujuh orang positif terpapar Covid,” ungkapnya.

Ketujuh warga itu, masing-masing berinisial HM (laki-laki, umur 10 tahun), MN (perempuan, 18 tahun), MR (perempuan, 65 tahun), SN (laki-laki, 53 tahun), Ml (perempuan, 37 tahun), YS (perempuan, 44 tahun), dan KA (laki-laki, 49 tahun).

Tim Gugus Tugas, sambung Andree, sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga, selanjutnya merujuk mereka ke RSUZA Banda Aceh. Hal ini dilakukan karena kapasitas ruangan menampung pasien Covid19 di RSU Cut Meutia tidak mencukupi. Karena saat ini di RSU Cut Meutia sedang merawat beberapa pasien Covid19, sehingga ruang isolasi penuh.

“Alhamdulillah semuanya berjalan lancar, kita sangat mengharapkan pihak keluarga dapat bekerjasama dengan Tim Gugus Tugas. Sedangkan proses evakuasi dan rujukan ke Banda Aceh dapat berjalan lancar,” katanya.

Andree mengharapkan warga Aceh Utara, khususnya masyarakat Lhoksukon tidak panik dengan masalah ini. Selama masih mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari berkumpul di keramaian. (*fadhil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here