Empat Hari Tenggelam, Akhirnya Junaidi Diketemukan Meninggal di Perairan Tanjung Serai

0
747
JENAZAH Junaidi saat di evakuasi (foto screenshot dari video)

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Video berdurasi 0.25 detik itu, di kirim seseorang melalui pesan WhatsApp ke ponsel KABARTERKINI.co.id, Selasa siang 2 Agustus 2022. Video menayangkan detik-detik sekelompok orang menaiki perahu karet, salah satunya, berseragam Kepolisian sedang mengevakuasi jenazah seseorang terapung di laut dekat tepi pantai.

Namun belum diketahui pasti, lokasi jenazah terapung itu. Sudut pandang video terus bergerak, terlihat seorang personel Kepolisian lainnya, sedang standbye di atas Kapal Patroli Satpolairud Polres Natuna hanya beberapa meter dari perahu karet. Kemungkinan kapal patroli itu, akan membawa jenazah ke daratan.

Informasi diterima, rupanya jenazah ditemukan adalah Junaidi, salah seorang kru bagan apung dari Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat. Ia sempat tenggelam dan hilang empat hari lalu, atau Sabtu petang 30 Juli 2022 di sekitar Laut Karang Tengah, Pulau Kukup, karena berusaha menghindari bagannya bertabrakan dengan bagan diawaki Santo. Namun Junaidi tidak sendiri mengawaki bagan, ia ditemani rekannya, Eko.

Kepala Satpolairud Polres Natuna AKP Sandy Pratama Putra melalui keterangan tertulis mengatakan, pihaknya bersama TNI, Basarnas dan masyarakat berhasil menemukan jenazah korban berjarak 6 mil dari titik awal tenggelamnya, atau sekitaran perairan Tanjung Serai.

“Setelah di evakuasi, jasad saudara Junaidi, kita bawa ke Puskesmas Sedanau, untuk dilakukan pemeriksaan. Usai pemeriksaan, kita serahkan ke pihak keluarganya, agar segera di semayamkan,” kata Sandy.

Kapolres Natuna AKBP Iwan Ariyandhy ditempat terpisah, mengimbau masyarakat, khususnya berprofesi sebagai nelayan ketika mencari ikan ke laut terlebih dahulu memantau kondisi cuaca. Sebab akhir-akhir ini, cuaca kurang bersahabat.

“Kami turut belasungkawa, atas meninggalnya Junaidi yang tenggelam di sekitar Laut Karang Tengah. Semoga keluarga ditinggalkan tabah menghadapi cobaan ini,” kata Iwan mengakhiri. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here