Gubernur Kepri Serahkan 243 SK P3K Guru Tahap II

0
349
GUBERNUR Kepri Ansar Ahmad saat menyerahkan SK secara simbolis

TANJUNGPINANG, KABARTERKINI.co.id – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H Ansar Ahmad menyerahkan SK sekaligus membuka Pembekalan dan Orientasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Guru Tahap II Formasi 2021. Penyerahan berlangsung di Aula Wan Seri Beni Dompak, Senin 13 Juli 2022.

Sebanyak 243 orang hadir menerima SK setelah sebelumnya perwakilan P3K Guru Tahap II telah melakukan penandatanganan Perjanjian Kerja dan menerima SK secara simbolis pada 1 Juni 2022 lalu yang disejalankan dengan upacara peringatan Hari Lahir Pancasila.

Ke-243 orang mengisi 264 alokasi formasi P3K Guru Tahap II yang lulus seleksi kompetensi pada 8 Desember hingga 10 Desember 2021 lalu itu akan bertugas di 7 Kabupaten/Kota se-Kepri. Dengan rincian Batam 105 orang, Tanjungpinang 35 orang, Bintan 24 orang, Anambas 14 orang, Natuna 28 orang, Karimun 33 orang dan Lingga 25 orang.

Total alokasi formasi P3K Guru Pemprov Kepri 2021 sebanyak 645 orang. Dimana formasi P3K Guru Tahap I sebanyak 381 orang telah menerima SK dan menandatangani Perjanjian Kerja pada 26 April 2022 lalu dan telah mulai bekerja pada 27 April 2022.

Gubernur Kepri Ansar Ahmad dalam sambutan berpesan agar P3K Guru yang lulus seleksi untuk selalu bersyukur. Karena di luar sana masih banyak tenaga pendidik masih menunggu kesempatan yang sama seperti ini.

“Bapak dan Ibu sudah berhasil mengikuti seleksi ini sebagai anugerah Alloh, sekaligus sebagai titipan amanah masyarakat. Mudah-mudahan dengan amanah ini Bapak dan Ibu dapat berkarir lebih baik lagi ke depannya,” sebut Ansar.

Unsur pendidik, menurutnya, menjadi salah satu unsur yang menjamin  terselenggaranya pendidikan merata secara kualitas. Maka Pemprov Kepri terus berupaya memenuhi kebutuhan tenaga pendidik di seluruh wilayah Kepri sesuai kewenangan, salah satunya melalui jalur P3K.

“Maka Bapak Ibu ditugaskan di sekolah-sekolah dimana kesepakatan perjanjian kerja ditandatangani. Jadilah guru profesional, proses karirnya berjenjang dengan baik. Suatu saat bukan tidak mungkin dapat menjabat kepala sekolah bahkan jabatan di luar sekolah,” pesan Ansar.

Tugas mendidik, sambungnya, memang bukan tugas mudah. Ada dua prinsip penting dalam menjadi pendidik, yaitu transfer knowledge dan change of behaviour.

“Mentransfer ilmu dan tidak kalah penting mengubah perilaku peserta didik. Saya berharap Kepri punya generasi yang dapat diandalkan kedepan,” ujar Ansar.

Tidak lupa ia menyampaikan pembekalan dan orientasi singkat yang akan diberikan. Tujuannya agar para P3K Guru mengetahui porsi dan posisinya masing-masing.

“Berbagai aturan akan disampaikan narasumber termasuk BPJS. BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan harus di cover agar menjadi jaminan pemerintah daerah,” pungkas Ansar. (*juwono)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini