Kado Bulan K3, Menaker Gratiskan Pembinaan Ahli K3 Umum

0
601
Menaker RI Yassierli saat konferensi pers di ruang Tridharma Kementerian Tenaga Kerja atau Kemenaker, Jakarta (foto Biro Humas Kemenaker)

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) RI Yassierli memberikan kado dalam rangka peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2026. Kadonya, menggratiskan pembinaan bagi 4.025 peserta dalam program Pembinaan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum.

“Kado ini merupakan bagian dari upaya membangun tata kelola pembinaan dan sertifikasi K3 yang lebih transparan dan dapat dijangkau lebih luas oleh masyarakat,” kata Yassierli saat konferensi pers di ruang Tridharma Kementerian Tenaga Kerja atau Kemenaker, Jakarta, Rabu 25 Februari 2026.

Penguatan K3 akhirnya kembali ke paling mendasar, yaitu pekerja bisa bekerja dengan aman dan perusahaan mampu melindunginya. Menurut Yassierli, pada tahun lalu Kemnaker sempat mendapat perhatian dan masukan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait perlunya transparansi biaya pembinaan Ahli K3 Umum.

Sementara saat ini, biaya pembinaan bervariasi, mulai dari Rp6 juta hingga Rp8 juta atau lebih. Semua tergantung fasilitas pembinaan, karena sepenuhnya penentuan harga diserahkan kepada masing-masing penyelenggara.

“Karena itu, pada Bulan K3 Nasional tahun ini, kami mengambil inisiatif mengelola pembinaan secara lebih terkoordinasi bersama mitra K3, termasuk Asosiasi Lembaga Pelatihan K3 Indonesia (ALPK3I) dan Perusahaan Jasa K3 (PJK3), sekaligus menggratiskan biaya pembinaan,” katanya.

BACA JUGA :  Sambut HUT ke-19, KBPP Polri Daerah Kepri Bakal Gelar Acara Puncak di Karimun

Skema Pembinaan dan Sertifikasi

Dalam skema pembinaan dan sertifikasi K3, peserta hanya membayar biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp420.000. Anggaran ini untuk pengujian sertifikasi sesuai ketentuan berlaku. Sedangkan pembinaan tidak dipungut biaya. Kebijakan ini diharapkan memperluas kesempatan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi K3 tanpa terbebani biaya pembinaan yang sebelumnya bisa mencapai jutaan rupiah.

Meski pembinaan dilaksanakan secara daring, Yassierli meminta agar ujian sertifikasi tetap dilakukan secara luring guna menjaga kualitas dan kredibilitas hasilnya. Ia menambahkan, pengelolaan K3 harus dimulai dari penguatan kompetensi SDM, namun tidak berhenti pada pembinaan singkat semata.

“Keilmuan K3 tidak selesai hanya dalam 12 hari. Perlu pendalaman berkelanjutan seiring semakin kompleksnya tempat kerja dan semakin beragamnya risiko,” katanya sambil mencontohkan kunjungan kerjanya ke salah satu perusahaan galangan kapal di Batam.

Sebelumnya, perusahaan galangan kapal itu sempat menjadi sorotan akibat sejumlah pekerjanya mengalami kecelakaan kerja fatal. Dari peninjauan, Yassierli melihat bahwa pengelolaan K3 di tempat kerja dengan kapal seluas tanker yang melibatkan para kontraktor dengan jenis pekerjaan beragam, bukan perkara sederhana.

BACA JUGA :  Sejumlah Honorer Dirumahkan, Kadis DLH Natuna: Insyaallah Kebersihan Pantai Piwang Terjaga

“Bagaimana memastikan semua pekerja sudah sesuai SOP? Tidak bisa hanya berasumsi dari kantor. Di lapangan bisa saja SOP tidak tersedia atau peralatan yang seharusnya digunakan justru tidak ada, sehingga muncul improvisasi yang berisiko,” kata Yassierli.

Kompleksitas tersebut, menurutnya, kerap memicu kesalahan hingga berujung kecelakaan kerja. Perusahaan tetap bertanggung jawab memastikan keselamatan seluruh pekerja. “Saya ingin pekerja berangkat dari rumah untuk mencari nafkah dan kembali dalam keadaan selamat. Itu tanggung jawab perusahaan,” kata Yassierli.

Direktur Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan K3 Kemenaker Ismail Pakaya melaporkan jumlah pendaftar mencapai 4.581 orang, dengan 4.025 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi. Pelaksanaan kegiatan dibagi dalam dua batch, yakni 2.010 peserta pada tahap pertama (Februari hingga Maret 2026) dan 2.015 peserta pada tahap kedua (April hingga Mei 2026). (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini