Kerabat Kerajaan Riau Lingga Anugerahi Marlin Agustina Gelar Dato’ Wira Indera Puteri

0
280
MARLIN Agustina saat menerima gelar

TANJUNGPINANG, KABARTERKINI.co.id – Wakil Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Marlin Agustina Rudi di anugerahi gelar Dato’ Wira Indera Puteri. Yang pemberi anugerah, Perhimpunan Agung Zuriat dan Kerabat Kerajaan Riau Lingga.

Penabalan gelar itu dilangsungkan di Pulau Penyengat Indra Sakti Kota Tanjungpinang, Sabtu 27 November 2021. Kini, istri Walikota Batam Muhammad Rudi, kelahiran Karimun itu bergelar Dato’ Wira Marlin Agustina Indera Putri.

“Terima kasih atas anugerahnya. Sungguh ini merupakan suatu kehormatan tersendiri bagi saya menerima amanah cukup besar. Semoga amanah ini dapat saya emban dengan baik. Sebagai upaya menjaga akar budaya serta warisan untuk anak cucu generasi penerus Kepri. Sungguh gelar ini merupakan tanggungjawab besar dalam menjaga marwah, harkat dan martabat Melayu,” kata Dato’ Wira Marlin.

Selain Marlin, penganugerahan Gelar Kebesaran Riau Lingga juga diberikan kepada almarhum Muhammad Sani, mantan Gubernur Kepri, Walikota Tanjungpinang Rahma, Budayawan Rida K Liamsi, H Dharma Setiawan dan Walikota Batam H Muhammad Rudi yang mendapat gelar Dato’ Perdana Lela Mahkota. Dato’ Perdana adalah Gelar Darjah Tinggi Riau-Lingga. Sedangkan Dato’ Wira adalah Gelar Darjah Madya Riau-Lingga.

Dato’ Wira Marlin dalam sambutan mengutip pasal kesebelar Gurindam Dua Belas yang berbunyi, hendaklah berjasa kepada yang sebangsa. Kata Marlin, nukilan ini menyiratkan kepada manusia agar senantiasa berbuat baik serta memberi manfaat kepada sesama.

“Jadikan hadir kita untuk memberi manfaat kepada semua. Selalu berbuat baik kepada setiap makhluk, saling mengingatkan akan kebaikan,” sebut Dato’ Wira Marlin.

FOTO bersama

Yang Dipertuan Muda Perhimpunan Agung Zuriat dan Kerabat Kerajaan Riau Lingga Raja Supri Ibni Raja Yassin menyampaikan bahwa ini merupakan tradisi Kesultanan Riau Lingga yang dilaksanakan turun menurun sejak ratusan tahun lalu. Tradisi ini memang telah diazaskan dan diwariskan nenek moyang mereka, para pemimpin Kesultanan Riau Lingga.

“Sebagai ahli waris Diraja Melayu, kami memang diajarkan untuk memberikan apresiasi, penghormatan dan penghargaan yang sepatut-patutnya kepada sesiapa saja telah berbuat bakti luar biasa bagi kemajuan negeri dan umumnya umat manusia, wakhususan Kepri pada umumnya,” kata Raja Supri.

Oleh sebab itu, sambungnya, penganugerahan ini walaupun tak seberapa takaran nilainya, merupakan tanggungjawab kultural yang memang wajib dilaksanakan bagi meneruskan tradisi yang telah diazaskan para pendahulu.

Perkara ini merupakan salah satu upaya menuruskan bakti yang dilaksanakan dengan amat baik lagi mulia para pendahulu dengan mendirikan, membela, mempertahankan dan membangun negeri ini.

Wujud capaian seperti telah dimaklumi adalah sebuah tamadun besar Melayu dengan tradisi intelektual sebagai pilar peradabannya yang boleh dibanggakan dan membanggakan bangsa Melayu khasnya dan bangsa Indonesia amnya (umumnya). Dimana untuk orang Melayu hidup dan bermastautin pada masa kini tanpa batas geopolitik dan kewarganegaraan.

“Kita tentulah berharap agar perhimpunan Agung Zuriat dan Kerabat Kerajaan Riau Lingga ini memberikan sumbangan yang jauh lebih berarti bagi pembangunan Kepri, yakni bagi nama sekarang kawasan Riau Lingga dunia Melayu dan NKRI pada umumnya,” kata Raja Supri. (*juwono)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here