Ketua Komisi I DPRD Natuna Minta Ruang Isolasi RSUD Nyaman Bagi Pasien

0
160
KETUA Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar saat berbincang pada perawat jaga

Kabarterkini.co.id, Natuna – Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar kembali memastikan kesiapan ruangan isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), nyaman bagi pasien. Selain memastikan kesiapan ruang isolasi, ia ingin menyikapi adanya seorang pasien inisial AF yang diketahui beberapa hari lalu setelah uji rapid test menunjukkan hasil reaktif Covid-19.

“Kita hanya ingin memastikan, agar pelayanan bagi masyarakat yang menjalani isolasi dapat menjalani dengan nyaman dan tenang,” kata Wan Aris -biasa disapa- kepada sejumlah media, Selasa pagi 11 Agustus 2020.

Tokoh Pemuda Ranai itu juga meminta, kepada Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Natuna agar AF tetap di lakukan isolasi khusus di RSUD Natuna, sambil menunggu hasil uji swab PCR keluar. Pasalnya, keterangan dari pihak RSUD Natuna, pasien AF tidak koperatif dalam masa isolasi.

“Berdasarkan hasil koordinasi bersama Tim Gugus Tugas, pasien AF selama di Natuna tidak memiliki penanggung jawab. Ia banyak permintaan, saat di isolasi di RSUD malah mau minta disediakan TV lah, dan sebagainya. Kita khawatir nanti malah berkeliaran jika dilakukan isolasi mandiri,” ucap Wan Aris.

Mengingat alat uji rapid test dinilai hasilnya tidak sepenuhnya akurat, politisi Partai Nasdem Natuna itu berharap pihak RSUD segera melakukan uji rapid test kembali terhadap 3 orang rekan AF. Hal ini guna memastikan 3 orang rekannya benar-benar bersih dari wabah Covid-19.

“Kita meminta teman AF di uji rapid test. Tidak ada salah kita mengeluarkan sedikit anggaran. Yang penting tidak menjadi tanda tanya di tengah masyarakat,” saran Wan Aris.

Direktur RSUD Natuna Imam syafari mengatakan, hasil sampel pasien AF baru bisa dikirim pada Rabu, 12 Agustus 2020 besok. Dengan demikian hasil uji swab PCR AF baru akan diketahui setelah 3-5 hari kedepan, terhitung tanggal pengiriman.

Sebelumnya uji rapid tes AF menunjukkan hasil reaktif beberapa hari yang lalu. Pada saat hendak pulang ke Pekanbaru menggunakan maskapai penerbangan.

“AF dan 3 orang rekannya merupakan tim ekpedisi proveider swasta di Indonesia. Mereka mengantarkan keperluan pekerjaan salah satu tower di Kecamatan Bunguran Barat dan di Kecamatan Bunguran Timur Laut,” pungkas Imam. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here