Lagi, KRI Tjiptadi-381 Ringkus Satu KIA Vietnam Illegal Fishing

0
440

ANAMBAS, KABARTERKINI.co.id – Lagi, KRI Tjiptadi-381 meringkus Kapal Ikan Asing (KIA) asal Vietnam pelaku illegal fishing. KIA dengan nomor lambung BV 92398 TS itu, di ringkus karena melakukan penangkapan ikan di dalam landas kontinen telah disepakati antara Indonesia dan Vietnam.

Komandan KRI Tjiptadi-381 Letkol Laut (P) Ricky Intriadi mengatakan, pada 29 Agustus 2020, sekitar pukul 01, pihaknya mendeteksi ada dua KIA melakukan aktifitas penangkapan ikan dengan dengan menggunakan alat pair trawl dilandasan kontinen.

Setelah didekati benar, dua KIA berbendera Vietnam melakukan penangkapan ikan secara illegal. Namun, tegas Ricky saat konferensi pers di Pelabuhan Lanal Tarempa, Kepulauan Anambas, Senin 31 Agustus 2020, “Hanya satu KIA berhasil kita amankan.”

Ketika dilakukan penangkapan, menurut perwira TNI Angkatan Laut melati dua emas itu, awak KIA tidak melakukan perlawanan. Tapi pihaknya sempat melepaskan satu tembakan peringatan ke udara.

“Satu kapal langsung berhenti saat kita melepaskan tembakan peringatan,” ungkap Ricky. “Satu kapal bermanuver dan menambah kecepatan, sehingga keluar dari landasan kontinen.”

Penangkapan ini dilaksanakan, tuturnya, saat pihaknya melaksanakan patroli atas perintah Guskamla Koarmada I. Sedangkan operasi di Laut Natuna Utara di bawah kendali Kodalkis Guspurla Koarmada I. “Seusai kita ringkus, KIA itu kita serahkan ke Lanal Tarempa,” papar Ricky.

Komandan Lanal Tarempa Letkol Laut (P) Erfan Indra Darmawan mengatakan, patroli ini salah satu bentuk, eksistensi TNI Angkatan Laut tetap berpatroli meskipun dalam suasana pandemi Covid-19. Sehingga membawa rasa aman bagi nelayan Indonesia menangkap ikan di Laut Natuna Utara.

“KIA asal Vietnam kita amankan, dengan dugaan melanggar Pasal 93 ayat (2) Jo Pasal 27 ayat (2) Undang-Undang Nomor 45 Tahun 2009 tentang Perikanan,” kata Erfan. “Dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan denda paling banyak Rp20 miliar.” (*sarnilam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here