Pandemi Covid-19, Ranai Panen Durian

0
667
BUAH durian dengan ikatan besar di kedai Alfina, Jalan Sihotang, hanya seharga Rp100 ribu per-ikat

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Di masa pandemi Covid-19, warga Ranai mendapat berkah. Karena di ibukota kabupaten perbatasan ini, sedang panen buah durian. Harganya semakin murah, membawa keuntungan bagi penjual dan pembeli.

“Puncak panen diperkirakan minggu ini hingga Agustus depan,” kata Alfina, salah seorang penjual durian di Jalan Sihotang pada KABARTERKINI.co.id, Ahad siang 18 Juli 2021. “Saya jual satu ikat besar, isi 7 atau 8 buah durian seharga Rp100 ribu, sedangkan satu ikat kecil, isi 4 atau 5 buah durian seharga Rp50 ribu.”

BACA JUGA :  Pindah Tugas Kapolres Perbatasan, AKBP Iwan Terima Karangan Bunga dari NATO

Wanita paruh baya itu, jual durian dari kebun sendiri. Tapi yang menunggu kebunnya, orang lain. Jadi keuntungan dari penjualan, bagi hasil antara ia dengan penjaga kebun.

“Saya punya dua lokasi kebun durian, satu kebun, panen minggu ini, kebun kedua kemungkinan bulan depan,” kata Alfina. “Dari hasil panen, saya melihat tahun ini, puncaknya panen durian.”

BACA JUGA :  𝗕𝗲𝗿𝘀𝗮𝗺𝗮 𝗧𝗡𝗜, 𝗣𝗲𝗺𝗸𝗼 𝗗𝗼𝗿𝗼𝗻𝗴 𝗞𝗮𝘄𝗮𝘀𝗮𝗻 𝗧𝗿𝗮𝗻𝘀𝗺𝗶𝗴𝗿𝗮𝘀𝗶 𝗝𝗮𝗱𝗶 𝗠𝗼𝘁𝗼𝗿 𝗣𝗲𝗿𝘁𝘂𝗺𝗯𝘂𝗵𝗮𝗻 𝗕𝗮𝘁𝗮𝗺

Pernyataan Alfina bukan isapan jempol, sebab di sejumlah sudut Kota Ranai banyak dijumpai pedagang durian. Yang paling sentral depan Pantai Piwang Ranai. Otomatis harganya semakin bersaing, menarik para “penggila” buah yang berduri itu. (*iwan)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini