Prajurit dan PNS Lantamal IV Laksanakan Latihan Pemadaman Kebakaran

0
311

kabarterkini.co.id, TANJUNGPINANG – Segenap Prajurit dan PNS Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang melaksanakan latihan memadamkan kebakaran menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (Apar)/Fire Extinguisher dengan mobil pemadam kebakaran. Acara berlangsung di lapangan apel Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jalan Yos Sudarso Nomor 1 Batu Hitam, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Senin kemarin.

Sebelum melaksanakan latihan, terlebih dahulu Letda Laut (T) Irnawan, Kepala Satuan Markas Detasemen Markas (Kasatma Denma) Lantamal IV memberikan beberapa pengetahuan, diantaranya, jenis-jenis Apar dan kelas-kelas atau golongan kebakaran.

Yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada setiap prajurit dan PNS Lantamal IV dalam hal bertindak cepat menggunakan Apar, serta menanggulangi kebakaran, sewaktu-waktu terjadi di tempat kerja masing-masing.

Jenis Apar dilatih, merupakan alat berbentuk tabung diisikan dengan bahan pemadam api bertekanan tinggi. Berdasarkan bahan pemadam api digunakan Apar dapat digolongkan menjadi 3 jenis paling umum digunakan yaitu :

1. Alat Pemadam Api Busa/Foam (AFFF). Jenis ini efektif memadamkan api ditimbulkan dari bahan-bahan padat non-logam, seperti kertas, kain, karet dan lain sebagainya, atau bahan-bahan cair seperti minyak, alkohol, solvent dan lain sebagainya.

2. Alat Pemadam Api Serbuk Kimia/Dry Chemical Powder. Jenis ini terdiri dari serbuk kering kimia yang merupakan kombinasi dari monoamonium dan ammonium sulphate. Serbuk kering Kimia dikeluarkan akan menyelimuti bahan mudah terbakar. Sehingga memisahkan oksigen yang merupakan unsur penting terjadinya kebakaran. Apar jenis ini merupakan alat pemadam api yang serbaguna karena efektif untuk memadamkan kebakaran di hampir semua kelas kebakaran.

3. Alat Pemadam Api Karbon Dioksida/Carbon Dioxide (CO2). Jenis ini menggunakan bahan CO2 sebagai pemadamnya. Apar Karbon Dioksida sangat cocok untuk kebakaran bahan cair dan instalasi listrik.

Lebih jauh dijelaskan dalam Permenaker Nomor Per-04/MEN/1980, kelas kebakaran dibagi menjadi 4 golongan yaitu :

1. Kebakaran Kelas A, merupakan kebakaran dikarenakan bahan-bahan padat non-logam seperti kertas, plastik, kain, kayu, karet dan lain sebagainya. Jenis Apar cocok untuk memadamkan kebakaran kelas A adalah Apar jenis cairan (water), Apar jenis busa (foam) dan Apar jenis tepung kimia (dry powder).

2. Kebakaran Kelas B, merupakan kelas kebakaran dikarenakan bahan-bahan cair mudah terbakar, seperti minyak bensin, solar, oli, alkohol, cat, solvent, methanol dan lain sebagainya. Jenis APAR yang cocok memadamkan kebakaran kelas B adalah Apar jenis carbon diokside (CO2), Apar jenis busa (foam) dan Apar jenis tepung kimia (dry powder).

3. Kebakaran Kelas C, merupakan kelas kebakaran dikarenakan instalasi listrik. Jenis Apar cocok untuk memadamkan kebakaran Kelas C adalah Apar jenis carbon diokside (CO2) dan Apar jenis tepung kimia (dry powder).

4. Kebakaran Kelas D, merupakan kelas kebakaran dikarenakan bahan-bahan logam mudah terbakar seperti sodium, magnesium, aluminium, lithium dan potassium. Kebakaran Jenis ini perlu Apar khusus dalam memadamkannya.

Sementara hadir dalam latihan, Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Edward H Sibuea, Dandenma Lantamal IV Letkol Laut (P) Ahmad Fahrudin, Kadispen Lantamal IV, Mayor Marinir Saul Jamlaay, Palaksa Denma Lantamal IV Mayor Marinir Waluyo serta pamen dan pama Lantamal IV. (*dispen lantamal IV tanjungpinang)

editor: andy surya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here