Seratus Hari Jabat Kapolri, Jenderal Listyo Luncurkan Berbagai Aplikasi Perbaikan Korps Bhayangkara

0
164
KADIV Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono (foto Grup WhatsApp Humas Polda Kepri-Natuna)

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Seratus hari jabat Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo membawa perubahan signifikan tentang kinerja Korps Bhayangkara. Misal, aplikasi Pengaduan Masyarakat (Dumas) Presisi (Prediktif, Responsibilitas, Transparansi Berkeadilan).

“Dumas Presisi diciptakan demi terwujud transparansi dan handling complain bagi masyarakat luas. Melalui aplikasi akan membentuk sistem pengawasan oleh masyarakat dengan cepat, mudah, dan terukur,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol Argo Yuwono melalui keterangan tertulis, Sabtu 8 Mei 2021.

Kapolri juga, menurut Argo, meluncurkan aplikasi Propam Presisi. Aplikasi ini melayani pengaduan masyarakat terkait kinerja anggota polisi. Dengan hadirnya aplikasi Propam Presisi, kinerja polisi dapat diawasi secara internal maupun eksternal.

“Saat ini merupakan era keterbukaan. Sehingga tidak perlu ditutup-tutupi. Dari situ akan diketahui bagaimana potret polisi. Apa yang menjadi kekurangan bisa diperbaiki,” ungkap Argo.

Aplikasi lain diluncurkan, sambungnya, adalah aplikasi SP2HP (Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan) dan e-PPNS (Penyidik Pengawal Negeri Sipil) berbasis online. Aplikasi ini merupakan layanan Kepolisian yang memberikan informasi kepada masyarakat, sejauh mana perkembangan perkara ditangani Polri.

Dalam aplikasi, pelapor bisa mendapat nomor telepon penyidik hingga atasannya. Tujuan akhir, sebagai bentuk transparansi penyidikan. Jadi tidak ada sumbatan komunikasi atau informasi terkait penyidikan sebuah kasus.

“Dibidang pelayanan, Pak Kapolri meluncurkan aplikasi SIM Nasional Presisi (Sinar). Peluncuran aplikasi untuk ponsel pintar ini akan meningkatkan pelayanan masyarakat, mengenai pembuatan hingga perpanjang SIM,” papar Agro.

Aplikasi bisa diakses dengan mudah dan sudah tersedia di Playstore Andorid. Yang nantinya, menurut Agro, akan dapat melayani masyarakat kapanpun dan dimanapun. Dengan kata lain, perpanjangan SIM tidak perlu ke Kantor Satpas. Cukup sambil rebahan di rumah dengan aplikasi tersebut.

Lalu, Kapolri mengembangkan sistem Rekruitmen Proaktif (Rekpro) untuk perekrutan anggota Polri, khususnya jalur Bintara. Aplikasi ini mendukung transformasi organisasi dengan program peningkatan kinerja menjadikan SDM Polri unggul di era Police 4.0. Program Rekpro memiliki konsep affirmative action, talent scouting dan reward.

Yang paling teranyar, Kapolri meluncurkan Binmas Online System (BOS) Versi 2. Aplikasi ini dapat digunakan membuat laporan kegiatan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas. Dengan kata lain, BOS merupakan aplikasi bisa dimanfaatkan bagi internal maupun eksternal.

“Peluncuran semua program itu merupakan komitmen Polri dalam rangka menghadirkan pelayanan Kepolisian semakin modern, prima, dan menjawab kebutuhan masyarakat sesuai perkembangan sosial dan budaya,” papar Agro.

Jenderal bintang dua itu berharap Polri dapat terus bersinergi dengan masyarakat, baik dalam mewujudkan ketertiban dan kualitas dalam penyelenggaraan pelayanan. Semua inovasi ini demi menjawab kebutuhan pelayanan di masa pandemi Covid-19, yang harus menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

“Ada 16 program prioritas Pak Kapolri tentang penataan kelembagaan. Pada prinsipnya Polri lebih siap menerima kritik. Bagaimana ke depan bisa menjadi Polri adil, jujur dan transparan,” tutup Argo. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here