Tingkatkan SDM Generasi Muda, Kades Air Kumpai Berencana Bangun Perpustakaan Desa

0
381
KEPALA Desa Air Kumpai Suhardi

Kabarterkini.co.id, Natuna – Kepala Desa Air Kumpai Suhardi berencana membangun Perpustakaan Desa. Rencana membangun Perpustakaan Desa, demi meningkatkan sumber daya manusia generasi muda Air Kumpai khususnya, Kecamatan Suak Midai umumnya.

“Saya punya cita-cita, Perpustakaan Desa Air Kumpai dibangun paling terlengkap,” kata Suhardi saat ditemui awak media di Kedai Kopi Happy Bakery, Ranai, Natuna, Selasa 25 Februari 2020. “Dari buku perpustakaan, komputer hingga jaringan internet.”

Rencana pembangunan, sambungnya, tetap secara bertahap. Agar tidak terlalu memberatkan anggaran desa. Jadi tahun depan, akan diplot anggaran pembebasan lahan. Tahun berikutnya, dibangun Gedung Perpustakaan.

“Target saya dua tahun, bakal terbangun Gedung Perpustakaan Air Kumpai,” ungkap kepala desa dua periode itu. “Setelah itu, baru kita pikirkan membeli buku perpustakaan, peralatan komputer, serta membangun jaringan internet.”

Suhardi ingin membangun Perpustakaan Desa terlengkap, supaya generasi muda Air Kumpai tidak ketinggalan dengan generasi muda diperkotaan. Terutama generasi muda Kota Ranai, ibukota kabupaten, yang terpisah lautan dari desanya.

“Jaringan internet desa kami sudah 4G. Kami tidak sulit mengakses. Kita tinggal beli peralatan komputer. Biar generasi muda kami semakin mudah belajar,” katanya. “Seandai rencana pembangunan ini berhasil, generasi muda Air Kumpai, tidak usah khawatir, Perpustakaan tetap gratis.”

Namun, Suhardi tidak menolak, jika Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) atau Pemerintah Republik Indonesia ingin membantu buku perpustakaan. Karena di kantor desanya, tersedia satu ruang kosong sebagai ruang perpustakaan sementara.

“Kalau kami sudah punya stok buku perpustakaan, bisa sebagai penyemangat membangun Gedung Perpustakaan Desa,” papar Suhardi. “Kedepan, biar pun kami terpisah lautan dari ibukota kabupaten (Ranai-red), soal SDM tetap bisa bersaing,” ulangnya lagi.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Natuna Basri, tiga tahun sebelumnya mengatakan, visi misi Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, dan wakilnya, Ngesti Yuni Suprapti melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Natuna, akan membuat program Natuna Membaca.

Agar program Natuna Membaca cepat berjalan, pihak desa dapat membangun perpustakaan mempergunakan Dana Desa (DD) atau Anggaran Dana Desa (ADD). Sebab, DD dari pemerintah pusat, bisa digunakan melalui program pemberdayaan masyarakat. Sedangkan ADD, bisa digunakan, sesuai surat Bupati Natuna ke pemerintah desa se-Natuna, tentang pembangunan perpustakaan desa.

“Selama demi kepentingan masyarakat,” kata Basri di Kedai Kopi Ayong Ranai, Ahad 18 Juni 2017 silam. “Tidak masalah membangun perpustakaan desa menggunakan ADD atau DD.”

Sementara, program Natuna Membaca, adalah program meningkatkan minat baca masyarakat hingga ke-desa. Rencana program, penjabaran visi Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal, dan wakilnya, Ngesti Yuni Suprapti.

Visinya, mencapai masyarakat Natuna cerdas dan mandiri. Dalam kerangka keimanan dan budaya tempatan. Dengan strategi mendekatkan sarana membaca hingga ke desa.

Menurut Basri, program Natuna Membaca, bakal meningkatkan kualitas hidup manusia melalui pendidikan dan kemandirian ekonomi, serta menggerakan sektor-sektor strategis domestik. Secara terperinci tujuannya, menunjang proses pendidikan di mulai dari desa.

Dengan membangun sarana pengembangan minat, bakat, kegemaran, kemampuan dan kebiasaan membaca. Menyediakan buku-buku ilmu pengetahuan dan keterampilan berbagai bidang, seperti : perikanan, pertanian, pengolahan dan pemasaran.

Menyediakan berbagai sumber informasi mendidik, memelihara dan manfaatkan bahan perpustakaan secara tepat guna dan berhasil guna. Inti dari semua itu, kata Basri, “Kita ingin meningkatkan taraf hidup masyarakat desa, melalui program kerja, Natuna Membaca.” (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here