Bupati Natuna Hadiri Peresmian Kantor Bantu Pelayanan Bea Cukai Ranai

0
520
BUPATI (kanan) dengan Dandim 0318/Natuna meresmikan pemakaian Kantor Bantu Pelayanan Bea Cukai Ranai

Kabarterkini.co.id, Natuna – Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal hadiri peresmian Kantor Bantu Pelayanan Bea Cukai Ranai, Jalan Wan Mohammad Benteng, Kecamatan Bunguran Timur, Rabu 26 Februari 2020. Kantor Bantu Pelayanan Bea Cukai Ranai, dibawah naungan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri).

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepri Agus Yulianto dalam sambutan mengucapkan terimakasih pada Pemerintah Kabupaten Natuna, karena mendukung berdirinya Kantor Bantu Pelayanan Bea Cukai Ranai. Dengan bantuan ini, kinerja Bea Cukai akan semakin baik kedepannya.

“Terus terang, telah lama kami berencana membuka kantor bantu di kabupaten perbatasan ini,” kata Agus. “Alhamdulillah, tahun ini bisa terwujud, dengan disediakannya bangunan aset Pemerintah Kabupaten Natuna.”

Tidak lupa, ia menerangkan tugas dan fungsi Bea Cukai di Indonesia. Menurut Agus, Bea Cukai mempunyai tugas dan fungsi memberi pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara. Pelayanan fasilitas industri dan perdagangan. Menjaga perbatasan, dari masuknya barang-barang berbahaya, atau dibatasi, salah satu di Pos Lintas Batas Negara di Kecamatan Serasan.

“Intinya, Bea Cukai hadir, demi membantu meningkatkan kesejahteran, serta mendukung pembangunan perbatasan ini,” kata Agus. “Kedepan Natuna akan maju, dan punya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus sendiri.”

Bupati Natuna Abdul Hamid Rizal dalam sambutan mengatakan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea Cukai Khusus Kepri Agus Yulianto menoreh sejarah di kabupten perbatasan ini. Karena berjuang membantu berdiri Kantor Bantu Pelayanan Bea Cukai Ranai.

“Dengan berdiri kantor ini, saya tidak akan pernah sungkan bicara pada investor mancanegara, Natuna telah berdiri Bea Cukai,” kata Hamid. “Karena pernah saat berkunjung ke Swiss, saya ditanya, apa Natuna punya Bea Cukai, saya bilang punya, meskipun belum.”

Akhir sambutan, Ketua DPW Partai Amanat Nasional (PAN) Kepri itu, punya jadwal undangan ke sejumlah daerah di Amerika pada April mendatang. Dalam kunjungan itu, ia semakin percaya diri, jika ditanya investor, apa Natuna sudah berdiri Kantor Bea dan Cukai?

“Natuna, satu-satunya kabupaten perbatasan dengan tujuh negara luar,” kata Hamid. “Kelak kabupaten perbatasan ini akan maju, apalagi setelah ditetapkan menjadi provinsi khusus,” katanya lagi, sambil menambahkan, seandai ditetapkan menjadi provinsi khusus, Dana Bagi Hasil Migas selama ini masuk APBD Kepri sekitar Rp2 triliun, akan kembali ke APBD Provinsi Khusus Kepulauan Natuna.

Sementara, tampak hadir dalam acara, antara lain, Dandim 0318/Natuna Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, Kapolres Natuna AKBP Ike Krisnadian, diwakili Kapolsek Bunguran Timur Kompol M. Sibarani, serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Natuna Dicky Kusnaidi. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here