Tinjau Kantor Gugus Tugas Covid19, Presiden Ingatkan Tugas Besar Belum Berakhir

0
292

Kabarterkini.co.id, Jakarta – Presiden Joko Widodo meninjau secara langsung Kantor Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 di Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta Timur. Saat memberikan arahan, Jokowi -biasa disapa- mengapresiasi kerja keras seluruh jajaran Gugus Tugas.

“Pertama saya ingin mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tinggi kepada seluruh jajaran Gugus Tugas, baik di tingkat pusat hingga paling bawah, seperti desa, RT, maupun RW, dan juga seluruh tenaga medis, dokter, perawat, relawan, personel Polri serta prajurit TNI. Yang telah bekerja keras tidak kenal waktu, penuh dedikasi dan pengabdian memutus mata rantai Covid19,” katanya, dilansir dari BPMI Setpres,┬áRabu 10 Juni 2020

Meski pun demikian, Kepala Negara mengingatkan, tugas besar belum berakhir. Karena ancaman Covid19 masih ada. Kondisi ini dinamis di setiap daerah. Ada banyak daerah yang kasusnya baru turun. Tapi ada beberapa daerah, kasusnya justru meningkat, dan ada sudah nihil.

“Perlu saya ingatkan jangan sampai terjadi gelombang kedua atau second wave. Jangan sampai terjadi lonjakan. Ini yang ingin saya ingatkan kepada kita semua,” jelas Jokowi.

Menurutnya, situasi seperti saat ini akan terus dihadapi sampai vaksin ditemukan dan bisa digunakan secara efektif. Setelah melalui berbagai tahapan uji. Oleh sebab itu, masyarakat harus bisa beradaptasi, dengan tetap menerapkan kebiasaan baru (New Normal), agar aman dari Covid19.

“Adaptasi kebiasaan baru bukan berarti kita menyerah, apalagi kalah. Tapi kita harus mulai dengan kebiasaan-kebiasaan baru, sesuai protokol kesehatan. Sehingga masyarakat produktif tapi tetap aman dari penularan Covid19,” papar Jokowi.

Adaptasi kebiasaan baru, katanya, harus dilakukan dengan hati-hati serta merujuk pada data-data dan fakta-fakta lapangan. Jadi ia meminta, agar data-data komplet telah dimiliki Gugus Tugas disampaikan ke daerah.

“Data-data sudah sebagus itu, setiap hari diberikan peringatan kepada daerah-daerah yang kasusnya tertinggi, meningkat, atau kematian tertinggi. Sehingga semua daerah memiliki kewaspadaan sama dalam penanganan di lapangan,” ungkapnya.

“Kita juga telah menggunakan indikator-indikator lengkap berbasis scientific, sesuai standar WHO, untuk menganalisa data-data dari daerah,” ungkapnya lagi.

Turut mendampingi Jokowi saat meninjau Graha BNPB, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid19 Doni Monardo. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here