Vaksinasi Berbayar, Presiden Tegaskan Batal!

0
91
SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta saat konferensi pers (foto BPMI Setpres)

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Presiden Joko Widodo telah mengambil keputusan membatalkan vaksinasi Covid-19 berbayar. Yang sebelumnya direncanakan akan disalurkan melalui Kimia Farma. Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara, Jakarta, Jumat 16 Juli 2021.

“Setelah mendapat masukan dan respons masyarakat, Pak Presiden memberi arahan tegas, vaksin berbayar dibatalkan dan dicabut,” kata Pramono. “Jadi seluruh vaksinasi tetap menggunakan mekanisme, seperti telah berjalan selama ini, gratis bagi seluruh masyarakat.”

Sementara, menurut Pramono, Vaksinasi Gotong Royong, mekanismenya tetap dilakukan melalui perusahaan. Otomatis perusahaan akan menanggung seluruh biaya vaksinasi bagi karyawannya.

“Dengan demikian mekanisme untuk seluruh vaksin, baik itu gotong royong maupun yang kini berjalan, pemerintah gratiskan,” ulangnya. “Pak Presiden berharap seluruh jajarannya di kabinet memiliki rasa kepekaan sosial dalam suasana pandemi ini.”

Presiden minta, sambung Pramono, seluruh menteri maupun kepala lembaga dilarang bepergian ke luar negeri, jika tidak ada hal bersifat khusus serta tanpa izinnya.Yang boleh bepergian ke luar negeri hanya Menteri Luar Negeri karena memang tugasnya.

“Pak Presiden juga mengimbau kepada kementerian/lembaga untuk proaktif membuat dan memfasilitasi isolasi mandiri bagi pegawainya terpapar Covid-19,” kata Pramono. “Pak Presiden memperkirakan setiap kementerian/lembaga atau pemerintah daerah dapat memfasilitasi 300-500 pasien. Untuk itu, dibuat secara baik, dipersiapkan, nanti pemerintah bertanggungjawab seluruh obat-obatannya.” (*red/bpmi setpres)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here