Waspadai Covid19, Pemkab Aceh Utara Ajak Jaga Jarak Saat Hari Meugang

0
290

Kabarterkini.co.id, Aceh Utara – Pemerintah Kabupaten Aceh Utara mengajak masyarakat tetap menjaga jarak saat merayakan Hari Meugang, jelang masuknya bulan suci Ramadhan 1441 H. Menjaga jarak merupakan salah satu prosedur protokol kesehatan, guna mencegah penyebaran wabah virus corona atau Covid19.

Wakil Bupati Aceh Utara Fauzi Yusuf mengatakan dalam merayakan kegiatan Meugang hendaknya masyarakat tetap mematuhi aturan kesehatan, sesuai himbauan pemerintah. Baik para pedagang maupun masyarakat berbelanja ke pasar-pasar.

“Bagi yang melaksanakan kegiatan Meugang, terutama saat berbelanja di pasar, kumpul keluarga atau makan bersama, kita harus tetap mematuhi himbauan pemerintah, menghindari penularan wabah Covid19,” kata Fauzi Yusuf, didampingi Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Wabah Covid19 Aceh Utara Andree Prayuda, Jumat 17 April 2020.

Meugang, menurut Fauzi, sudah menjadi kegiatan turun temurun dan sulit ditiadakan. Bahkan sangat kental dalam tradisi masyarakat Aceh, terutama Meugang menjelang masuknya bulan suci Ramadhan.

Biasanya masyarakat berbelanja berbagai kebutuhan ke pasar-pasar. Sehingga suasana pasar akan lebih ramai dari biasanya. Kemudian pada satu atau dua hari jelang masuk bulan Ramadhan, ada acara kumpul keluarga dan makan bersama.

“Ini adalah local wisdom yang selalu dipraktekkan dalam tradisi masyarakat kita. Karena itu saya menghimbau, agar dalam suasana Meugang tahun ini, tetap mematuhi aturan kesehatan, demi mencegah Covid19,” pintanya.

Hal-hal perlu dipatuhi dalam pelaksanaan meugang, sambung Fauzi, antara lain, tetap menggunakan masker di manapun berada, sering mencuci tangan memakai sabun, serta tetap menjaga jarak fisik (physical distancing) dan social distancing, seperti tidak berjabat tangan.

Jadi ia mengajak seluruh masyarakat Aceh Utara yang ingin melaksanakan Meugang hendaknya dilaksanakan dengan se-sederhana mungkin. Hindari mengumpulkan keluarga dalam jumlah banyak, apalagi jika ada yang datang dari luar daerah. “Kita tidak melarang, tetapi sebaiknya hindari kumpul keluarga dalam jumlah banyak,” ulangnya.

Meskipun hingga saat ini tidak ada yang positif corona di Aceh Utara, pihaknya meminta segenap lapisan masyarakat tetap waspada dan patuh terhadap aturan protokol kesehatan. Selalu membiasakan diri hidup bersih dan sehat.

“Mari kita terus berdoa kepada Alloh SWT, semoga wabah virus ini cepat dilenyapkan. Sehingga kita bisa beribadah dengan nyaman dan khusyuk dalam bulan suci Ramadhan ini,” pungkas Fauzi. (*fadhil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here