Bersama BPS Riau, Komisi III DPRD Bengkalis Bahas Perekonomian Daerah

0
635
KOMISI III DPRD Bengkalis foto bersama BPS Riau seusai membahas perekonomian daerah kemarin

PEKANBARU, KABARTERKINI.co.id – Komisi III DPRD Bengkalis bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau membahas perekonomian Bengkalis, Jumat 6 Maret kemarin. Perekonomian dibahas dari masalah inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta perkembangan Indeks Harga Konsumen atau IHK.

“Pertemuan kemarin itu, sangat bermanfaat dalam menambah wawasan dan informasi terkait upaya pengembangan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bengkalis,” kata Ketua Komisi III DPRD Bengkalis Sanusi dikutip dari keterangan tertulis, Ahad 8 Maret 2026.

Perekonomian Bengkalis hingga saat ini, menurut Sanusi, masih bergantung pada sektor migas. Oleh karena itu, data dan analisis dimiliki BPS menjadi rujukan penting bagi pemerintah daerah dalam merumuskan langkah strategis penguatan ekonomi daerah.

“BPS merupakan lembaga yang memiliki data dan analisis terkait perkembangan ekonomi kawasan. Melalui pertemuan kemarin, kami berharap mendapatkan masukan serta langkah strategis dalam mengembangkan pertumbuhan ekonomi Bengkalis kedepan,” katanya.

Kepala BPS Riau Asep Riyadi dalam pertemuan kemarin, menjelaskan pembahasan disampaikan Komisi III DPRD Bengkalis berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi serta IHK. Artinya dalam pembahasan tidak terlepas dari keseimbangan antara daya beli masyarakat dan aktivitas penjualan.

BACA JUGA :  Wakapolres Natuna Hadiri Penyambutan KRI Bima Suci-945

“Stabilitas harga menjadi faktor penting dalam menjaga kesejahteraan masyarakat. Selain itu, potensi ekonomi daerah, termasuk sektor perkebunan seperti kelapa sawit yang luas di Riau, perlu dijaga dari sisi kualitas dan stabilitas harganya,” kata Asep.

“Untuk mengetahui perkembangan IHK dari tahun ke tahun, kami melakukan pemantauan langsung kelapangan, kemudian membandingkan data harga saat ini dengan periode sebelumnya. Data-data tersebut disandingkan dengan data bahan pokok yang dihimpun Dinas Perindustrian dan Perdagangan,” katanya lagi.

SUASANA pembahasan perekonomian Bengkalis kemarin

Tidak lupa, Asep mengingatkan pentingnya koordinasi yang berkelanjutan antara pemerintah daerah dan BPS dalam memantau perkembangan ekonomi daerah. Ia menyarankan agar dibentuk tim yang dapat berkoordinasi secara rutin dengan BPS guna memantau perkembangan indeks perekonomian.

“Minimal seminggu sekali dapat dilakukan koordinasi untuk mengetahui perkembangan indeks perekonomian serta memastikan kualitas data yang digunakan, dengan melibatkan dinas terkait,” katanya.

BACA JUGA :  Pilkada Batam Usai, Amsakar: Saatnya Tunaikan Janji

Anggota Komisi III DPRD Bengkalis Fakhtiar Qodri menyampaikan kondisi keuangan daerah saat ini turut mempengaruhi upaya peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun demikian, pihaknya tetap berkomitmen mendorong stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Bengkalis.

“Dukungan informasi dan analisis dari BPS sangat penting dalam menentukan kebijakan ekonomi daerah,” kata Fakhtiar sambil menambahkan, memang benar perekonomian Bengkalis masih sangat dipengaruhi sektor migas.

Sementara anggota Komisi III DPRD Bengkalis Adihan berharap berbagai masukan yang disampaikan BPS Riau dapat menjadi referensi bagi DPRD dalam merumuskan kebijakan yang mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Dengan koordinasi BPS Riau, kami berharap upaya ini dapat mendukung terwujudnya perekonomian masyarakat yang lebih baik sejalan dengan visi Kabupaten Bengkalis “Bermarwah, Maju dan Sejahtera,” kata Adihan mengakhiri. (*Ramanda)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini