Berada di Tengah Asean, Pemkab Usul Natuna Dibuka Pelabuhan Ekspor Terbatas

0
675
WAKIL Bupati Natuna Rodhial Huda

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Pemerintah Kabupaten Natuna akan mengusulkan kepada pemerintah pusat, agar Natuna dibuka pelabuhan ekspor terbatas. Sehingga ekonomi kabupaten kepulauan perbatasan di tengah negara Asean ini, bisa maju dan berkembang.

“Kalau terbuka pelabuhan ekspor terbatas, pelaku usaha kecil dan menengah bisa menjual hasil produksinya ke Malaysia atau Singapura,” kata Wakil Bupati Natuna Rodhial Huda pada sejumlah awak media diruang kerjanya, Kantor Bupati Natuna, Jalan Bukit Arai, Ranai, Selasa 29 Juni 2021.

BACA JUGA :  Sambut Idul Fitri 1444 Hijriyah, Kepala KSOP Tanjung Balai Karimun Gelar Apel Pasukan

Hasil produksi usaha kecil dan menengah, menurut Wak Yal -biasa disapa- dijual ke Malaysia dan Singapura karena jaraknya lebih dekat, dengan harga lumayan mahal. Sebab mata uang kedua negara itu, lebih mahal dari Indonesia.

“Jika pelaku usaha kita menjual hasil produksinya ke Kalimantan atau Jawa, jelas butuh anggaran mahal, karena jaraknya cukup jauh. Jadi solusi terbaik, pemerintah pusat izinkan Natuna punya pelabuhan ekspor terbatas.

BACA JUGA :  Lantik 12 Pejabat, Menaker: Jabatan Sarana Berbakti kepada Bangsa dan Negara

“Kita memang butuh PLBN Serasan segera selesai terbangun. Tapi kita perlu juga pelabuhan ekspor terbatas. Pemerintah pusat bisa tetapkan Pelabuhan Tanjung Payung Penagi dan Selat Lampa. Yang penting ada fasilitas Imigrasi, Bea Cukai, dan Karantina,” pungkas Wak Yal. (*sonang)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini