BONGKAR SALAH GUNA ANGGARAN PERUSDA NATUNA (14)

0
266

kabarterkini.co.id, NATUNA – Bongkar salah guna anggaran Perusahaan Daerah Natuna. Dalam rekapitulasi, terbongkar belanja tidak di merinci penggunaan pada 2014 – 2015, total keseluruhan Rp324.571.040, atau tiga ratus dua puluh empat juta lima ratus tujuh puluh satu ribu empat puluh rupiah.

Dengan jabaran, pada 29 Oktober 2014, bayar tagihan ransum ABK KM Mina Cemerlang pada Pak Noerman senilai Rp8.551.500, atau delapan juta lima ratus lima puluh satu ribu lima ratus rupiah.

Bayar pembelian spare part dan lain-lain pada Toko Natuna Utama senilai Rp8.738.000, atau delapan juta tujuh ratus tiga puluh delapan ribu rupiah. Beli gearpump oli gearbok mesin Yanmar 56 senilai Rp2.000.000, atau dua juta rupiah.

Beli kaca senilai Rp270.000, atau dua ratus tujuh puluh ribu rupiah. Beli satu set ring piston mesin Yanmar 28 senilai Rp500.000, atau lima ratus ribu rupiah. Upah bongkar pasang mesin Bagan eks Vietnam senilai Rp1.000.000, atau satu juta rupiah.

Biaya lain-lain, usaha perikanan senilai Rp21.624.500, atau dua puluh satu juta enam ratus dua puluh empat ribu lima ratus rupiah. Total sementara, Rp30.362.500, atau tiga puluh juta tiga ratus enam puluh dua ribu lima ratus rupiah.

Pada 12 November 2014, beli bensin campur senilai Rp150.000, atau seratus lima puluh ribu rupiah. Beli minyak solar Rp840.000, atau delapan ratus empat puluh ribu rupiah.

Upah dua orang jaga KM Mina Cemerlang dari 26 Agustus hingga 13 September 2014 senilai Rp1.900.000, atau satu juta sembilan ratus ribu rupiah.

Beli P3K senilai Rp1.500.000, atau satu juta lima ratus ribu rupiah. Perlengkapan lain, usaha perikanan senilai Rp1.777.000, atau satu juta tujuh ratus tujuh puluh tujuh ribu rupiah. Bayar upah Viber Bagan eks Vietnam senilai Rp17.000.000, atau tujuh belas juta rupiah.

Bayar over hool mesin lampu Bagan eks Vietnam dan perlengkapan lain, Rp5.111.000, atau lima juta seratus sebelas ribu rupiah. Beli oli senilai Rp210.000, atau seratus sepuluh ribu rupiah. Beli minyak bensin Rp30.000, atau tiga puluh ribu rupiah.

Pada 28 November 2014, beli oli senilai Rp1.410.000, atau satu juta empat ratus sepuluh ribu rupiah. Bayar tagihan ransum ABK KM Mina Cemerlang Rp8.407.500, atau delapan juta empat ratus tujuh ribu lima ratus rupiah.

Total belanja tidak merinci penggunaannya pada 2014, senilai Rp43.889.500, atau empat puluh tiga juta delapan ratus delapan puluh sembilan lima ratus ribu rupiah.

Hasil audit ini dilaksanakan Inspektorat Natuna. Halaman depan tertulis Laporan Hasil Pemeriksaan Tujuan Tertentu. Nomor: 01/LHP – PKPT – PTT PD/III/2017 pada 2 Maret 2017. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here