Cegah Covid-19, Ketua DPRK Lhokseumawe Ajak Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

0
567

LHOKSEUMAWE, KABARTERKINI.co.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Lhokseumawe Ismail A Manaf mengajak seluruh lapisan masyarakat agar terus meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan. Upaya ini demi mencegah penularan dan penyebaran Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 di Lhokseumawe.

Sebab berdasarkan update data terbaru dari Peta Zona Risiko (PZR) dari Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Nasional, Lhokseumawe masuk dalam Zona Merah. Artinya, zona kurang aman dari Covid-19, termasuk dua kabupaten lain di Provinsi Aceh

“Karena masuk dalam Zona Merah, saya berharap seluruh komponen masyarakat harus terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan. Demi memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Ismail, Jum’at 16 Oktober 2020.

Kesadaran masyarakat menerapkan protokol kesehatan, ulangnya, salah satu upaya menekan laju penyebaran Covid-19 di Lhokseumawe. Sedangkan Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lhokseumawe tetap gencar mensosialisasikan pentingnya mematuhi protokol kesehatan.

Namun jika kepatuhan masyarakat minim, maka butuh waktu lama mengubah status Zona Merah menjadi Zona Hijau, alias nihil Covid-19 di Lhokseumawe.

“Sesuai protokol kesehatan, mari kita mengenakan masker saat keluar rumah, rutin cuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan massa. Saya mengakui kesadaran masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan terus membaik, tinggal kedisiplinan harus terus ditingkatkan,” kata politisi Partai Aceh itu.

Sebenarnya ada beberapa langkah dalam upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Salah satu, Operasi Yustisi yang selama ini sangat gencar digelar Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Lhokseumawe.

“Kunci mencegah Covid-19 berada ditangan masyarakat. Bagaimana secara sadar kita menerapkan protokol kesehatan. Sehingga Lhokseumawe dapat segera menyandang status Zona Hijau,” pungkasnya. (*fadhil)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here