Dimulai, Proyek Overlay Landasan Pacu Bandara Hang Nadim Batam

0
341
PENYERAHAN helm proyek pada kontraktor pelaksana

BATAM, KABARTERKINI.co.id – Proyek peningkatan (overlay) landasan pacu Bandar Udara Hang Nadim Batam resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan penyerahan helm dan atribut kerja secara simbolis dari BP Batam sebagai pemilik proyek kepada pelaksana dan pengawas proyek.

Penyerahan helm dan atribut kerja dilaksanakan saat rapat Pre-Construction Meeting (PCM) Pengembangan Pavement Runway Service Performance Bandar Udara Hang Nadim Batam di ruang rapat Bandar Udara Hang Nadim, Rabu kemarin. Rapat digelar dengan memperhatikan protokol kesehatan dan dilaksanakan dengan waktu singkat.

General Manager BUBU Hang Nadim Benny Syahroni dalam rapat mengatakan, rapat PCM ini dilakukan demi menjalin koordinasi sekaligus memberikan arahan dan memastikan pengerjaan proyek dapat dilaksanakan tepat sasaran, tepat mutu, tepat biaya dan tepat waktu, serta mengetahui hambatan yang mungkin ditemui saat konstruksi.

“Kita harap proyek ini berjalan lancar. Yang diawasi tim dari Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau dan Biro Hukum BP Batam. Kita perlu pengawasan dari luar demi keamanan dan keselamatan penerbangan,” ujar Benny.

Benny berharap, pengerjaan proyek dapat dilaksanakan pada Agustus 2021 mendatang. Dengan jadwal, dari pukul 10 malam hingga 5 pagi. Tentunya ini menyangkut operasional penerbangan pesawat penumpang, maka jadwal pekerjaan malam hari.

“Kalau penerbangan malam hari, biasanya pesawat cargo. Namun jumlahnya tidak sebanyak penerbangan pesawat penumpang,” terang Benny.

Kasubdit Pembangunan Kepelabuhanan dan Bandara BP Batam Boy Zasmita mengungkapkan, lingkup pekerjaan konstruksi, meliputi persiapan, perbaikan weakspot dan overlay, pekerjaan marka dan pekerjaan Airfield Lighting System (AFL), dengan nilai kontrak sebesar Rp105,47 miliar, serta waktu pelaksanaan dan pemeliharaan 180 hari kalender.

Penandatanganan kontrak sendiri telah dilakukan pada 1 Juli 2021 lalu. Untuk menyelesaikan konstruksi, BP Batam menggandeng PT Waskita Karya sebagai kontraktor pelaksana dan PT Dumai Geo Tech Consultant sebagai konsultan pengawas.

Perwakilan Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau Aka Saidi mengatakan, pihaknya akan melakukan pengawasan sesuai dengan tujuan konstruksi yang ingin dicapai BP Batam.

“Kami mengantisipasi sedini mungkin terhadap ancaman, gangguan dan hambatan terhadap pelaksanaan kegiatan ini, terutama dari segi yurisdiksinya,” ujar Aka.

Tampak hadir dalam rapat, Koordinator Bidang Data dan Informasi BMKG Kelas I Hang Nadim Batam Suratman; Kepala Bagian Humas BP Batam Yudi Hari, perwakilan Airnav Hang Nadim Batam dan undangan lainnya. (*herbin/rud/humas bp batam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here