Jelang Pemilu 2024, PLN Dirikan Posko Siaga Kelistrikan di Seluruh Indonesia

0
925
SEJUMLAH personel PLN saat melakukan perbaikan jaringan (dok. istimewa)

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Menjelang Pemilu 2024, PT PLN (Persero) memastikan sistem kelistrikan nasional dalam kondisi aman. PLN juga menetapkan masa siaga Pemilu dari 11 Februari hingga 18 Februari 2024, dengan membentuk 1.853 posko siaga dan mengerahkan 81.591 personel di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyampaikan, PLN bersama pemerintah berkomitmen menyukseskan pesta demokrasi 2024. Dalam hal ini, PLN telah memastikan dengan saksama pasokan listrik di seluruh sistem kelistrikan selama masa siaga Pemilu.

Dengan proyeksi, sistem kelistrikan dalam kondisi aman pada hari H Pemilu pada 14 Februari 2024. Dengan beban puncak mencapai 36.643 megawatt (MW) dan Daya Mampu Pasok sebesar 57.543 MW.

“Kita akan fokus mengamankan pasokan listrik untuk kelancaran Pemilu 2024. Kita ingin pastikan seluruh masyarakat bisa memilih dengan tenang di TPS masing-masing,” ujar Darmawan melalui keterangan tertulis, Rabu 7 Februari 2024.

Dalam rangka siaga Pemilu 2024, pihaknya telah mendata lokasi-lokasi strategis Pemilu dan pasokannya. Selanjutnya, melakukan inspeksi dan pemeliharaan untuk memastikan instalasinya dalam kondisi normal.

“Selama masa siaga, kita tidak akan melakukan pemadaman terencana, kecuali emergency. Kita juga telah membuat prosedur pengamanan pasokan dan berkoordinasi dengan pihak pengamanan,” kata Darmawan.

Oleh karena itu, pihaknya menyiagakan 130 tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) dengan total 1.040 personel. Peralatan pendukung akan disiagakan, yakni 1.731 unit genset, 1.091 Unit Gardu Bergerak (UGB), 116 Unit Kabel Bergerak (UKB), 735 unit Uninteruptible Power Supply (UPS) dan 395 unit Crane.

Sebagai pendukung operasional, PLN menyiapkan 3.756 unit mobil dan 3.318 unit motor. Khusus kendaraan listrik, 624 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) bersiaga di seluruh Indonesia.

“Seluruh peralatan siaga penuh. Kita ingin memastikan percepatan pemulihan listrik jika terjadi gangguan. Jika tetap terjadi gangguan, akan dilakukan manuver jaringan. Sehingga yang terdampak dapat terisolir untuk selanjutnya dilakukan perbaikan,” tutup Darmawan. (*andi surya)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini