Klik Google Maps, Cari Kepulauan Riau, Muncul di Wilayah Natuna dan Anambas, Ada Apa?

0
1127
GAMBAR di screenshot dari Google Maps, harusnya tertulis Natuna dan Anambas, bukan Kepulauan Riau

Catatan: Andi Surya

KLIK Google Maps atau Peta di smartphone, lalu ketik nama Kepulauan Riau, otomatis wilayah Kabupaten Natuna dan wilayah Kabupaten Kepulauan Anambas hilang. Seolah-olah Ibukota Provinsi Kepulauan Riau atau disingkat Kepri itu berada di wilayah Natuna atau Kepulauan Anambas. Padahal semua tahu, ibukota Provinsi Kepri berada di wilayah Kota Tanjungpinang.

Kemudian bandingkan dengan provinsi lain, ibukotanya tertulis di peta sesuai lokasinya, seperti Jawa Timur di wilayah Surabaya, Jawa Barat di wilayah Bandung, Sumatera Barat di wilayah Padang, Riau di wilayah Pekanbaru dan lainnya. Yang menjadi pertanyaan, kenapa peta wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas hilang dari catatan? Siapa yang mengubah peta itu.

Memang selama ini, Natuna dan Kepulauan Anambas sangat dikenal secara nasional hingga mancanegara. Dua kabupaten kepulauan kaya migas dan perikanan itu, selalu menjadi manuver negara tetangga, terutama kapal ikan asing pencuri ikan dari Vietnam, Malaysia, China dan lainnya.

Apalagi, nama Laut Natuna Utara selalu menjadi perbincangan hangat, karena pernah terjadi tragedi dahsyat, salah satunya tentang kapal perang China mengawal puluhan kapal ikannya mencuri ikan. Nelayan tradisional Natuna tidak bisa berbuat apa-apa, malahan merasa ketakutan. Manuver kapal perang Tirai Bambu itu, seolah-olah memberi signal agar menjauh.

Ya, kapal ikan asing mencuri ikan memakai pukat trawl atau pukat harimau. Cara menangkap ikan bergerak maju. Otomatis apapun ada didepan hingga dalam laut, ditabraknya. Tidak peduli kapal nelayan, terumbu karang, rumpon, diratakannya. Wajar nelayan Natuna merasakan ketakutan sekaligus dirugikan.

Ketakutan dengan keberadaan kapal perang China dan kapal nelayannya, serta rumpon mereka buat, rusak binasa. Lalu, kembali ke laptop! Ada apa dengan peta wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas yang disamarkan? Jelas ada oknum-oknum tidak bertanggungjawab ingin memanfaatkan momen dikenalnya Natuna dan Kepulauan Anambas.

Diduga jika ada proyek atau investasi besar-besaran dari pemerintah pusat, bukan Natuna dan Kepulauan Anambas akan dibangun melainkan Kepri. Paket proyek atau investasi itu, bisa diarahkan ke kabupaten atau kota lain di Kepri. Padahal paket proyek atau investasi itu ditujukan ke Natuna dan Kepulauan Anambas.

Seandai benar analisa ini, sungguh tidak elok kelakuan oknum-oknum tidak bertanggungjawab ini, mengubah wilayah Natuna dan Kepulauan Anambas menjadi Kepri. Kedua kabupaten kepulauan perbatasan di tengah negara Asean ini, hanya bisa dicari namanya di peta dengan kerja ekstra. Yang mudah dan tetap cepat muncul Kepulauan Riau atau Kepri. ****

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini