Kunker ke Sedanau, DPRD Natuna Pantau Kesiapan Puskesmas Tangani Covid19

0
204
FOTO bersama usai rapat

Kabarterkini.co.id, Natuna – Ketua DPRD Natuna Andes Putra kunjungan kerja ke Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Sabtu 4 April 2020. Tampak mendampingi, Wakil Ketua I DPRD Natuna Daeng Ganda Rahmatulah, Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar serta sejumlah DPRD Natuna lainnya.

“Kami kunker ke Sedanau, untuk melihat langsung kesiapan Puskesmas dalam menangani Covid19,” kata Andes dalam rapat dengan Camat Bunguran Barat, Kepala Puskesmas Bunguran Barat dan lainnya.

“Alhamdulillah, kami melihat Sedanau, melalui Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid19-nya, telah mampu melakukan langkah tepat, dalam memutus mata rantai penyebaran virus corona,” katanya lagi.

Ari, selaku dokter Puskesmas Bunguran Barat meminta kepada DPRD Natuna dan Pemerintah Kabupaten Natuna, agar segera mendistribusikan alat kelengkapan kesehatan dalam pencegahan Covid19. Yang paling utama Alat Pelindung Diri (APD), Rapid Tes dan Masker. Mengingat Puskesmas Bunguran Barat, mempunyai ruang rawat inap.

“Selain bertugas di Puskesmas, kami juga terlibat langsung dalam pengecekan suhu tubuh penumpang datang dari sejumlah daerah yang turun di Pelabuhan Sedanau,” terang Ari. “Sekali lagi, kami mohon segera kirim kekurangan alat perlengkapan kesehatan itu.”

Ketua Komisi I DPRD Natuna Wan Arismunandar meminta Satuan Gugus Tugas Penanganan Covid19 Bunguran Barat agar sedikit bersabar. Mengingat persediaan APD dan Rapid Tes di Natuna sangat terbatas.

“Natuna baru memiliki 100 APD dan 100 Rapid Tes dikirimkan Dinas Kesehatan Propinsi Kepri,” terang Aris. “Lalu, kami sudah melakukan rapat dengan beberapa jajaran Dinas Kesehatan Natuna tentang penambahan peralatan kesehatan itu.”

Hasil rapat, sambung Wan Aris, Pemerintah Kabupaten Natuna telah memesan APD ke tempat distributor. Semoga peralatan kesehatan itu, segera sampai ke Natuna.

“Kalau barangnya telah diterima, kami akan sampaikan, agar segera kirim sebagian ke Puskesmas Bunguran Barat,” paparnya. “Sehingga tenaga medis di kecamatan ini, bisa bekerja maksimal dalam memberantas Covid19.”

Sebelum rapat berakhir, Wan Aris mengingatkan bagi seluruh masyarakat Natuna, khususnya Sedanau, ketika pulang dari zona merah Covid19, agar mengisolasi mandiri selama 14 hari. Semua demi kepentingan bersama.

“Kita harus terus bersatu mencegah Covid19 ke Natuna,” pintanya. “Kita mesti memutus mata rantai virus belum ada obatnya ini, dan sebagai wabah skala dunia.” (*red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here