Lomba Berita Budaya Kepri Digelar BPNB, SMSI dan PWI, Ini Para Juaranya

0
271
SAAT pembagian hadiah para juara

TANJUNGPINANG, KABARTERKINI.co.id – Setelah melalui penilaian ketat, para dewan juri akhirnya menentukan enam pemenang lomba berita budaya yang terbit di media massa. Lomba digelar Badan Pelestarian Nilai dan Budaya (BPNB) Kepri bekerjasama dengan Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Cabang Kepri serta Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tanjungpinang-Bintan ini berlangsung di Kantor BPNB Kepri, Jalan Pramuka, Tanjungpinang, Kamis 10 Desember kemarin. Sementara sehari setelah diumumkan pemenang lomba, panitia pelaksana menyerahkan hadiah pada Jumat 11 Desember 2020.

Kepala BPNB Kepri Toto Sucipto sebelum mengumumkan pemenang lomba mengatakan, karya jurnalis para pemenang akan dimanfaatkan sebagai data dan informasi kebudayaan. Sehingga bisa diperkenalkan ke masyarakat luas, serta akan menjadi referensi pihaknya dalam mengambil kebijakan.

“Tema lomba menulis berita budaya, yaitu “Kenali Budayamu, Cintai Negerimu”ini, sangat bagus sebagai motivasi serta bukti partisipasi aktif jurnalis dalam memperkenalkan budaya Melayu di Kepri” kata Toto melalui keterangan pers.

Meski waktu pengumuman pelaksanaan lomba relatif singkat, menurutnya, namun para wartawan diperbolehkan mengirim tulisan pernah terbit pada Januari hingga November 2020.

“Saya berharap SMSI Kepri dan PWI Tanjungpinang-Bintan tetap memotivasi perusahaan media serta wartawan agar terus berinovasi dan tetap semangat memperkenalkan budaya Melayu dalam setiap membuat karya jurnalistik,” pesannya.

“Direncanakan lomba berita budaya ini akan digelar setiap tahun. Kita berharap akan memiliki kontribusi yang baik dalam mempromosikan budaya-budaya Melayu Kepri,” katanya lagi tampak didampingi, dewan juri lomba, yakni Ketua PWI Perwakilan Tanjungpinang-Bintan, Zakmi, Ary Sastra (Budayawan) dan Dedi Arman (Peneliti BPNB Kepri).

Berikut hasil lengkap juara lomba penulisan berita budaya yang diselenggarakan BPNB Kepri bekerjasama dengan SMSI Cabang Kepri dan PWI Tanjungpinang-Bintan.

1. Juara I diraih Fatih Muftih dari Tanjungpinang Pos, lewat karya berjudul “Memulai dari Bulang Linggi, Purna di Pelana Kuda.”

2. Juara II diraih Mustazar dari mediamaritim.com, lewat karya berjudul “Mak Dare, Seniman Tradisi Terimbas Pandemi.”

3. Juara III diraih Ruzi Wiranata dari batamnews.com, lewat karya berjudul “Mandi Safar, Tradisi Turun Temurun di Lingga yang Tetap Lestari di Tengah Pandemi.”

4. Juara IV diraih Eddy Supriatna dari mediakepri.com, lewat karya berjudul “Gasing, Permainan Rakyat yang Masih Berputar.”

5. Juara V diraih Zukarnain dari lidiknews.com lewat karya berjudul “Tari Zapin, Salah Satu Kesenian Khazanah Melayu.”

6. Juara VI diraih Yusfreyendi dari Tanjungpinang Pos lewat karya berjudul “Bangkitkan Pencak Silat Pengantin Melayu.”

Fatih Muftih, sang juara I saat dimintai tanggapan mengatakan, hasil karya jurnalistiknya berkisah tentang sosok pahlawan nasional Raja Haji Fisabilillah. Dalam amatannya, banyak orang mengenal Raja Haji hanya sebatas nama. Tapi tidak dengan ceritanya, dengan heroisme perlawanan ditampilkannya saat melawan penjajah.

Hal ini membuat ia mengkaji dan mewawancarai sejumlah narasumber memahami sejarah itu. Sedangkan hasil karyanya tayang perdana pada Juni 2020 atau bersempena dengan haul Raja Haji. Momentum itu sengaja dimanfaatkannya sebagai pengingat kepada para pembaca agar lebih mengenali sosok Raja Haji.

“Kita melihat anak-anak muda Kepri, hingga saat ini masih ada yang kesulitan membedakan antara Raja Haji dan Raja Ali Haji. Jadi perlu kita luruskan, agar mereka kembali mengingat sejarah pahlawan-pahlawan Melayu itu,” pungkasnya. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here