Pengadaan CT Scan di RSUD Natuna, Sekda: Gagal Lelang, Dananya Kembali ke Kas Negara

0
165
SEKDA Natuna Boy Wijanarko Varianto (foto istimewa)

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Sekda Natuna Boy Wijarnarko Varianto mengaku, jika gagal menetapkan pemenang lelang e-Katalog terhadap pengadaan CT Scan sekitar Rp14 miliar, dana atau anggarannya bakal kembali ke kas negara atau Kementerian Kesehatan RI. Jadi ia meminta pengambil kebijakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna agar bijak membuat keputusan.

“Alat pemindai kesehatan masyarakat itu, sangat diperlukan. Kalau tidak segera ditetapkan pemenangnya, jelas dananya akan kembali ke kas negara,” ulang Boy saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa 22 November 2022.

Namun, Ketua FKPPI 3015/Natuna itu, tidak mau ikut campur atau intervensi terhadap pelelangan e-Katalog Pengadaan CT Scan. Karena pihak RSUD Natuna yang mengetahui, alat merek apa diperlukan mereka.

“Saya hanya mengingatkan, jangan sampai gagal lelang. Mengingat alat itu sangat diperlukan RSUD Natuna, untuk memberi pelayanan kesehatan pada masyarakat,” kata mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Natuna itu.

Wakil Ketua Asosiasi Kontraktor Nasional (Askonas) Natuna Raja Adharsyah sebelumnya, berharap Pemerintah Kabupaten Natuna melalui RSUD dalam membeli CT Scan, mengutamakan kebutuhan dokter pengguna. Sebab dokter pengguna lebih mengetahui, alat pemindai kesehatan masyarakat yang paling terbaik.

“CT Scan bakal digunakan dokter membidangi bagian itu, harusnya pihak RSUD Natuna mendengar aspirasi ini. Jangan sampai membeli produk tidak sesuai kebutuhan mereka,” tegas Ketua Bidang Pengadaan Barang dan Jasa di Askonas Natuna itu, melalui pesan tertulis, Senin 21 November 2022.

Informasi diterima, RSUD Natuna akan membeli CT Scan Revolution Maxima 64 Slice + UPS dengan sistem e-Katalog pada 2022. Anggaran pembelian dari Kementerian Kesehatan RI sekitar Rp14 miliar. Hasil lelang e-Katalog, empat perusahaan melakukan penawaran.

“Sekali lagi saya berharap, Pemerintah Kabupaten Natuna atau RSUD agar bijak, pilih CT Scan diperlukan dokter pengguna. Artinya, tanya dokter itu, sekalian minta rekomendasinya. Dari rekomendasi itu, akan terpilih alat pemindai kesehatan masyarakat yang terbaik dari pada terbaik,” saran Raja Ad -sapaan Tokoh Pemuda Kecamatan Bunguran Barat itu.

Sementara KABARTERKINI.co.id menerima secarik Surat Rekomendasi dikeluarkan Kepala Instalasi Radiologi RSUD Natuna Ardyanto Florensius pada 25 Oktober 2022, agar Direktur RSUD Natuna membeli CT Scan Revolution Maxima 64 Slice dari salah satu vendor (tidak bisa di sebutkan nama perusahaannya-red) dari tiga vendor yang melakukan penawaran.

Dengan pertimbangan, salah satu vendor mempunyai garansi mesin dan sparepart selama tiga tahun. Mengingat CT Scan merupakan alat medis mahal, jika terjadi kerusakan memerlukan biaya perbaikan tinggi. Otomatis pemberian garansi tiga tahun, akan sangat membantu meringankan biaya operasional.

Sedangkan aspek lainnya, dapat dilihat dari surat lampiran. Surat Rekomendasi ini melengkapi Surat Rekomendasi sebelumnya. Namun dalam memberikan Surat Rekomendasi, Ardyanto tidak sendiri, ia bersama Kepala Ruangan Radiologi RSUD Natuna Hetti Br Siagian.

“Saya jangan di wawancara tentang pembelian CT Scan di RSUD Natuna. Kalau mau publikasi, silahkan baca Surat Rekomendasi, saya tujukan ke Direktur RSUD Natuna,” kata Ardyanto saat ditanya sejumlah awak media di Kedai Roti Doni Ronaldo, Ranai, Ahad sore 20 November 2022.

Direktur RSUD Natuna Ari Fajarudi hingga berita di publikasi, belum di konfirmasi. Apakah ia akan membeli SC Scan sesuai Surat Rekomendasi dokter pengguna? Sebab desas desus terdengar, terjadi tarik ulur penetapan pemenang, diduga CT Scan bakal di beli tidak sesuai kebutuhan dokter pengguna. (*andi surya)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Mari bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here