Pilkada Natuna, Rodial Huda: Mari Berpolitik Santun

0
460
TOKOH Maritim Natuna Rhodial Huda

Kabarterkini.co.id, Natuna – Suhu politik menjelang Pilkada Natuna 2020 semakin memanas, akhir-akhir ini. Sehingga menjadi perbincangan hangat masyarakat, baik di media sosial maupun kehidupan nyata. Beberapa tokoh dari kalangan partai politik, birokrat, dan pemuda bermunculan. Yang di gadang-gadang bakal mengisi bursa calon Bupati dan Wakil Bupati kabupaten kepulauan perbatasan ini.

Sayang jika pesta demokrasi lima tahunan itu, tidak di sambut riang gembira. Bukan saling serang atau saling menjatuhkan satu sama lain. Diduga dari simpatisan masing-masing tokoh bakal maju di Pilkada Natuna nanti.

Tokoh Maritim Natuna Rodial Huda saat dimintai tanggapan fenomena Pilkada ini mengatakan, hal lumrah terjadi menjelang pemilu. Tapi ia kurang setuju, bila satu kubu dengan kubu lain saling menjatuhkan untuk mencari simpati masyarakat pemilih.

“Masyarakat kita sekarang sudah cerdas. Jelas mereka ingin pasangan calon saling adu pemikiran demi kemajuan daerah. Jadi tidak perlu saling menjatuhkan,” ungkap Rodial Huda pada awak media di kediamannya, Sabtu 7 Juni 2020.

Putra Melayu diakui secara nasional tentang keahliannya di bidang Kemaritiman itu, tidak menampik akan menjadi bakal calon di Pilkada Natuna nanti. Rencananya, ia akan berpasangan dengan Wan Siswandi, Tokoh Pemuda Natuna.

Dengan calon pasangannya, Rodial telah bersepakat untuk tidak menyerang atau menjatuhkan lawan politik. Ia dengan Wan Siswandi akan merangkul hati masyarakat dengan ide atau gagasan tentang membangun daerah.

“Contoh soal, air bersih harus menjadi prioritas utama buat pemerintah daerah kedepan. Sehingga masyarakat tidak akan kesulitan, apalagi saat musim kemarau. Selain itu, banyak potensi daerah bisa dimaksimalkan, demi kemajuan ekonomi masyarakat. Ini sekedar contoh, adu gagasan tadi,” papar Rodhial.

Sehingga menjelang dan sesudah pelaksanaan Pilkada, sambungnya, bakal tetap tercipta suasana damai, aman dan kondusif. Tanah Melayu ini, selalu seperti itu, sejak dahulu.

“Berpolitik boleh, tapi dengan santun dan berusaha menang. Jangan saling menjatuhkan. Ingat sekuat apapun kita menjatuhkan lawan, tidak akan bisa merubah takdir ditentukan Alloh SWT,” pesan Rodhial.

Dari dulu, ia selalu menanamkan prinsip dalam hati, untuk tidak membuka kejelekan antar sesama anak bangsa. “Jika kita menutup aib orang, Alloh SWT akan menutup aib kita. Sebaliknya, bila kita suka membuka aib orang, lambat laun aib kita pun akan dibuka juga,” tutup Rodhial. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here