Presiden: Keselamatan Paling Utama di Bidang Transportasi

0
243
MEMANTAU serpihan pesawat

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Presiden Joko Widodo menegaskan, keselamatan paling utama dibidang transportasi. Untuk itu, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) dan Kementerian Perhubungan menindaklanjuti hal ini dengan melakukan sejumlah tindakan pemeriksaan dan pengawasan agar tidak terjadi lagi kecelakaan transportasi.

“Jadi saya minta KNKT maupun Kementerian Perhubungan melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap pesawat-pesawat yang akan terbang demi keselamatan masyarakat, khususnya penumpang,” tegas Jokowi -biasa disapa- saat meninjau langsung posko darurat evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga Ex Jakarta International Container Terminal (JICT) 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, dikutip BPMI Setpres, Rabu 20 Januari kemarin.

Pada saat peninjauan, Kepala Negara turut menyaksikan penyerahan santunan kecelakaan, baik dari Jasa Raharja maupun dari maskapai Sriwijaya Air. Ia pun berharap agar penyerahan santunan bagi para korban bisa segera tuntas.

“Tadi baru saja kita saksikan penyerahan santunan baik dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta per penumpang dan santunan dari Sriwijaya sebesar Rp1,25 miliar. Sekali lagi saya mengucapkan terimakasih atas santunan ini dan segera diselesaikan untuk keseluruhan korban dan penumpang,” ujarnya.

Tidak lupa, Jokowi menyampaikan belasungkawa bagi para keluarga korban kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh pada 9 Januari lalu. “Semoga keluarga ditinggalkan diberi keikhlasan dan kesabaran,” imbuhnya.

Apresiasi dan penghargaan tinggi Jokowi sampaikan kepada semua pihak yang turut serta dalam upaya pencarian korban maupun pesawat Sriwijaya Air SJ 182, seperti tim SAR gabungan yang terdiri dari Kementerian Perhubungan, Basarnas, TNI, Polri, KNKT dan lainnya.

Untuk diketahui, operasi telah berhasil menemukan rekaman data penerbangan atau flight data recorder (FDR) pada 12 Januari 2021 sekitar pukul 14.00 WIB. Jokowi berharap cockpit voice recorder (CVR) dapat segera ditemukan.

“Kita tahu setelah ditemukan serpihan-serpihan yang besar maupun kecil, kemudian kotak hitamnya, tinggal menunggu CVR ditemukan,” pungkasnya. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here