Rapat Perdana, Karding: Perlu Perkuat Tata Kelola dan Peran Strategis Badan Karantina

0
71
PIMPINAN rapat perdana, Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding tekankan penguatan Tata Kelola dan Peran Strategis Karantina (foto Skema Data Indonesia)

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id — Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding menggelar rapat pimpinan perdana, Kamis 30 April kemarin. Rapat digelar demi memperkuat langkah atau arah kebijakan program kerja dalam 100 hari kepimpinannya.

“Rapat ini menjadi momentum awal memperkokoh fondasi kelembagaan, memperkuat pengawasan berbasis risiko, serta menjalankan fungsi karantina sebagai fasilitator perdagangan,” kata Karding dikutip Skema Data Indonesia, Jumat 1 Mei 2026.

Tidak lupa, ia menekankan peningkatan akuntabilitas dan transparansi di seluruh lini. Jadi seluruh unit kerja harus memperkuat sinergi dan memastikan setiap proses kerja berjalan efektif, efisien serta terukur.

“Fokus kita salah satunya adalah mengungkap praktik penyelundupan serta penutupan celah-celah di wilayah perbatasan yang berpotensi menjadi pintu masuk ancaman hayati,” kata Karding.

BACA JUGA :  Jelang Idul Adha, Harga Daging Sapi dan Sembako Stabil

Badan Karantina Indonesia, sambungnya, harus mampu menjadi fasilitator perdagangan. Tidak hanya sebatas pengawasan, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam diplomasi ekonomi dan akselerasi perdagangan.

Dengan sistem layanan yang semakin modern dan responsif, Badan Karantina Indonesia diharapkan dapat mendukung kelancaran arus komoditas sekaligus menjaga keamanan hayati Indonesia.

“Langkah strategis yang akan ditempuh, menyelaraskan regulasi dan perencanaan, peninjauan kembali notifikasi ke Organisasi Perdagangan Dunia atau WTO, serta pembentukan satuan tugas khusus penanganan reekspor,” kata Karding.

“Saya berharap Badan Karantina Indonesia memiliki standar waktu layanan atau service level agreement (SLA) yang jelas,” katanya lagi, sambil menambahkan Badan Karantina Indonesia harus meningkatkan kinerja dan kesejahteraan sumber daya manusia atau SDM. Karena kedua hal itu harus berjalan beriringan.

BACA JUGA :  Mensos RI Puji Program Kerja SMSI, Sambut HPN 2021 Gelar Bhakti Sosial

Menutup arahan, Karding menggarisbawahi pentingnya penguatan komunikasi dan sinergi dengan berbagai Kementerian dan lembaga terkait. Kolaborasi lintas sektor dinilai krusial untuk memastikan setiap kebijakan karantina dapat berjalan efektif dan selaras dengan kepentingan nasional.

“Dengan langkah-langkah strategis tersebut, saya optimis Badan Karantina Indonesia dapat memperkuat perannya sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan hayati dan mendukung ketahanan pangan nasional,” katanya mengakhiri. (*Andi)

Update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari KABARTERKINI.co.id. Ayo bergabung di Facebook dan Instagram KABARTERKINI.co.id, atau klik link https://www.kabarterkini.co.id

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini