Sekda Pimpin Rakor Penguatan Inovasi Daerah Natuna 2020

0
733

Kabarterkini, co.id, Natuna – Sekretaris Daerah Natuna Wan Siswandi pimpin rapat koordinasi (rakor) Penguatan Inovasi Daerah. Rakor terselenggara di ruang rapat utama Kantor Bupati Natuna, Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Selasa 28 Januari 2020.

“Sejauh ini pemerintah daerah terus berupaya melakukan beberapa inovasi, dengan tujuan efisiensi dan efektifitas pelaksanaan tugas, seperti sinergi aplikasi diterapkan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Natuna,” kata Wan Siswandi.

Jadi, sambungnya, sinergi aplikasi telah membuahkan hasil. Dengan mendapat penghargaan peningkatan predikat pada penerapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah dalam lingkup wilayah se-Sumatera. “Kita berhasil meraih predikat BB atau baik, sebelumnya predikat CC atau cukup baik,” katanya.

BACA JUGA :  𝐖𝐚𝐥𝐢 𝐊𝐨𝐭𝐚 𝐁𝐚𝐭𝐚𝐦 𝐏𝐚𝐩𝐚𝐫𝐤𝐚𝐧 𝐒𝐭𝐫𝐚𝐭𝐞𝐠𝐢 𝐏𝐞𝐦𝐛𝐚𝐧𝐠𝐮𝐧𝐚𝐧 𝐃𝐚𝐞𝐫𝐚𝐡 𝐝𝐢 𝐉𝐚𝐩𝐚𝐧 𝐈𝐧𝐝𝐨𝐧𝐞𝐬𝐢𝐚 𝐋𝐨𝐜𝐚𝐥 𝐀𝐝𝐦𝐢𝐧𝐢𝐬𝐭𝐫𝐚𝐭𝐢𝐨𝐧 𝐒𝐞𝐦𝐢𝐧𝐚𝐫 𝟐𝟎𝟐𝟓

Wan Sis -biasa disapa- berharap predikat BB itu dapat terus ditingkatkan, melalui berbagai inovasi, baik bidang pengelolaan keuangan, maupun bidang lain, seperti sudah diterapkan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan Rumah Sakit Umum Daerah Natuna.

“Sebagai indikator produktifitas instansi pemerintahan, kita harus membuat terus inovasi baru. Inovasi-inovasi ini penting, demi pergerakan roda Natuna kedepan,” paparnya.

BACA JUGA :  Jembatan Semala Terputus, Bang Gapok: Tunggu Janji Pak Gubernur

Akhir sambutan, Wan Sis berpesan kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Natuna, agar segera merubah system pelaksanaan tugas dinasnya, baik teknis maupun administrasi, untuk segera merancang aplikasi, sebagai bentuk optimalisasi Teknologi Informasi Komunikasi (TIK).

“Kita perlu maksimal menggunakan TIK. Hal ini sangat penting dalam mewujudkan kebersamaan, kekompakan serta upaya peningkatan produktifitas. Oleh karena itu, saya berharap antara satu OPD dengan OPD lain harus terhubung, menjadi satu bagian tidak terpisahkan,” pungkasnya. (*andy surya)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini