Usai Renovasi Besar, Presiden: Masjid Istiqlal Harus Jadi Sarana Umat Tingkatkan Iman dan Takwa

0
311
PRESIDEN saat memukul gong

JAKARTA, KABARTERKINI.co.id – Presiden Joko Widodo meresmikan pemakaian menyeluruh Masjid Istiqlal, Jakarta, seusai direnovasi besar-besaran. Renovasi besar selesai sejak Mei 2019 lalu. Masjid kebanggaan umat Islam ini, semakin indah selepas 42 tahun berdirinya.

“Hari ini Masjid Istiqlal, masjid kebanggaan kita semua, telah selesai direnovasi. Alhamdulillah,” sambutan Jokowi -biasa disapa- saat meresmikan Masjid Istiqlal di kutip dari BPMI Setpres, Kamis 7 Januari 2021.

Menurut Kepala Negara, Masjid Istiqlal tampak berubah total, karena penataan lanskap semakin rapi, tata cahaya semakin indah, dan sejumlah peningkatan lainnya. Sehingga memberikan rasa nyaman umat dalam beribadah dan berkunjung ke masjid terbesar di Asia Tenggara ini.

“Renovasi Masjid Istiqlal menjadi semakin megah bukan untuk gagah-gagahan. Bukan hanya menjadi kebanggaan umat Islam, tapi juga menjadi kebanggaan seluruh rakyat Indonesia, kebanggaan bangsa kita Indonesia,” katanya.

Menilik sejarahnya, sambung Jokowi, masjid ini didirikan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Alloh SWT, atas kemerdekaan diperoleh bangsa Indonesia. Ungkapan syukur diwujudkan dengan mendirikan sebuah masjid sebagai simbol kemerdekaan. Yang kini dikenal dengan nama Istiqlal. Kata istiqlal dalam Bahasa Arab adalah merdeka.

“Ke depannya, Masjid Istiqlal tidak hanya megah secara fisik, tapi menjadi sarana umat meningkatkan iman dan takwa serta menjadi pusat pemberdayaan umat. Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Masjid Istiqlal harus menjadi contoh dari masjid-masjid negara lain di dunia dalam mengembangkan syiar Islam yang menyejukkan, membangun toleransi dan perdamaian,” kata Jokowi.

Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, dalam laporannya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Presiden Jokowi atas renovasi telah dilakukan. Menurutnya, sepanjang 42 tahun berdiri, baru kali ini Masjid Istiqlal mendapatkan renovasi secara besar-besaran. Anggaran dialokasikan untuk proses renovasi ini mencapai Rp511 miliar, dengan melibatkan seribu tenaga kerja.

“Izinkan kami atas nama warga masyarakat, khususnya umat Islam, menghaturkan terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada Bapak Presiden. Renovasi ini dilaksanakan secara serius dan profesional oleh Kementerian PUPR dengan menunjuk Waskita Karya sebagai pelaksananya,” ucap Nasaruddin.

Sementara peresmian renovasi ditandai dengan pemukulan beduk, sekaligus penandatanganan prasasti oleh Presiden Joko Widodo. Setelah itu, Kepala Negara menyempatkan diri melaksanakan ibadah sholat Maghrib berjemaah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Hadir dalam peresmian, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (*andi surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here