Warga Pantai Ria dan Pinyong Antusias Hadiri Kampanye WS-RH

0
335
FOTO bersama seusai acara

NATUNA, KABARTERKINI.co.id – Warga Pantai Ria dan Penyong, Kelurahan Sedanau antusias hadiri kampanye terbatas Calon Bupati dan Wakil Bupati Natuna Nomor Urut 2, Wan Siswandi – Rodhial Huda (WS-RH), Jumat siang 20 November 2020. Meski pun hujan turun deras, tidak menyurutkan mereka ingin bertatap muka dengan pasangan calon asli putra Natuna, dahulu bernama Pulau Tujuh itu.

Selain ingin bertatap muka, mereka mau menyampaikan keluh kesah dan segala permasalahan terjadi di wilayahnya. Rupanya segala permasalahan mereka sudah tercakup dalam program serta visi misi WS-RH, jika terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Natuna 2021-2024.

“Insya Alloh, kalau kami terpilih menjadi pemimpin Natuna, akan menyelesaikan pembangunan rumah ibadah yang masih terbengkalai dikampung ini, termasuk perbaikan jalan poros dan jalan lingkungan,” ungkap Wan Siswandi.

Sebab ia dengan Rodhial telah sepakat tidak membuat baru rumah ibadah, melainkan menyelesaikan yang masih terbengkalai. Bukan hanya di kampung ini, melainkan di sejumlah tempat se-Natuna.

“Di Kota Ranai, ibukota kabupaten ini, masih ada masjid dan surau tidak selesai terbangun. Kami prihatin, jika rumah ibadah itu tidak diselesaikan pembangunannya,” ungkap Wan Sis -sapaan Wan Siswandi.

Sedangkan Rodhial memberi keyakinan bahwa WS-RH tidak akan menyia-nyiakan dukungan masyarakat. Setelah terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Natuna 2021-2024, mereka akan bergerak membangun kabupaten perbatasan ini dengan mengoptimalkan sumber daya alam. Sehingga akan terbuka lapangan kerja baru bagi generasi muda Natuna.

“Kami tidak mungkin menjanjikan akan menerima PNS dan honorer baru bagi generasi muda. Jelas janji bohong. Mengingat lapangan kerja itu tidak memungkinkan. Sebab jumlah PNS dan honorer telah penuh,” kata Wak Yal -biasa dipanggil.

Jadi ia akan membuka lapangan kerja baru, dengan memberdayakan sumber kekayaan alam Natuna, dari perikanan, pariwisata serta migas. Karena dengan sumber kekayaan alam itu, akan dicari investor agar mau berinvestasi.

“Sumber daya perikanan, kita bisa lobi investor membangun pabrik pengalengan ikan. Sumber daya pariwisata, kita mempermudah investor berinvestasi bidang perhotelan. Sumber daya migas, kita lobi investor membangun basecamp di kabupaten perbatasan ini,” pungkas Wak Yal. (*andy surya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here